PURWASUKA - Viral anggota TNI mengamankan pengendara yang melaju di bahu jalan Tol menggunakan plat nomor TNI palsu dan strobo.
Video tersebut beredar di media sosial Twitter dari akun dengan nama pengguna @BacangSpesial. Selain penyalahgunaan strobo, mobil tersebut juga memiliki warna cat yang salah dari mobil-mobil dinas TNI Angkatan Darat (TNI AD).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono membenarkan penangkapan pengemudi tersebut karena penggunaan strobo dan warna cat mobil.
"Benar keduanya (warna cat mobil dan strobo) jadi alasan (pengendara mobil) ditangkap,” ujar Julius saat dikonfirmasi, Jumat (28/4/2023).
Dikatakannya, warna mobil yang ditangkap tersebut memiliki warna yang berwarna hijau gelap, dan tidak sesuai dengan ketentuan warna mobil TNI AD saat ini yang memiliki warna doff.
"Warna cat mobil tidak sesuai ketentuan,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, beredar sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan adanya mobil berwarna hijau yang melaju di bahu ruas jalan tol sembari menyalakan Strobo.
Diketahui ternyata mobil tersebut menggunakan plat dinas TNI saat diamankan anggota TNI yang mengejar mobil tersebut.
Terkait dengan peristiwa tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono memastikan bahwa plat TNI yang menempel pada mobil tersebut adalah palsu.
Baca Juga: 3 Doa Gempa Bumi, Panjatkan Ketika Tanah Air Diguncang Bencana
“Pasti palsu,” ujar Julius saat dikonfirmasi, Jumat (28/4/2023).
Julius menuturkan, plat TNI yang menempel di mobil tersebut tidak akan diberikan karena warna mobil yang tidak lazim. “Warna mobilnya saja tidak lazim, tidak mungkin diberikan plat TNI AD,” ungkapnya.
Kendati demikian, belum diketahui secara pasti lokasi serta waktu maupun kronologi pengamanan pengendara mobil yang menggunakan plat TNI palsu itu. Ia menyebutkan sedang memastikan informasi peristiwa tersebut.
“Saya pastikan yang menangkap dari satuan POM TNI mana,” tandasnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Kulkas Mini Paling Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Hemat Listrik dan Tempat
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram