PURWASUKA - Dugaan pungutan liar (pungli) Bantuan Sosial (Bansos) beras 10 kg sebesar Rp 10 ribu kini tengah ditindak lanjuti oleh Dinas Sosial (Dinso) Karawang.
Untuk memastikan hal tersebut, bahkan Dinsos Karawang memanggil Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kecamatan Tirtajaya ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Karawang.
Dari pertemuan antara Dinsos Karawang, TKSK dan IPSM Kecamatan Trita Jaya, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial sekaligus Pembina PSM Dinas Sosial Kabupaten Karawang menyampaikan bahwa dari Pihak PSM tidak ada yang meminta atau memungut uang kebijakan Bansos beras 10 kg sebesar Rp 10 ribu kepada warga.
“Alhamdulillah sudah di clear-kan, kita minta keterangan dari Ketua IPSM dan TKSK Kecamatan Tirtajaya, ternyata setelah klarifikasi tidak ada PSM yang meminta atau memungut uang Rp 10 ribu ke KPM,” ujarnya Solehudin dinukil dari pojoksatu.com pada 3 Mei 2023.
Lebih lanjut, Soleh juga menuturkan dari keterangan TKSK dan IPSM mengaku tidak memungut maupun meminta uang kebijakan bansos.
Ditambah lagi, Soleh juga menambahkan pihak TKSK dan IPSM juga telah membuat surat kronologis kejadian yang ditandatangani oleh mereka bahwa tidak ada arahan untuk meminta ataupun mengintruksikan kepada RT untuk melakukan pungutan kepada masyarakat KPM ataupun penerima.
"Dalam penyaluran bantuan PSM hanya sebagai petugas bayar untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat, ketiga pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut ada KPM yang memberikan uang kepada RT aparat itu bukan instruksi dari PSM, IPSM dan TKSK, dan terjadi bukan saat penyaluran atau diluar wilayah lokasi penyaluran,” ujarnya.
“Ini yang sebenarnya terjadi di kecamatan Tirtajaya, jadi itu sudah dibantah dan tidak benar adanya bahwa PSM ada yang memungut uang 10ribu,” tambahnya.
Sementara itu, untuk memastikan kembali soal pungli bansos tersebut, Pihaknya juga mengaku belum turun langsung di lapangan.
Baca Juga: Demokrat Bongkar Isi Pertemuan Cak Imin dan SBY di Cikeas Malam Ini
“Insya Allah, nanti kita rapatkan dengan Staff ya, besok atau lusa kita ke tirtajaya untuk melihat langsung seperti apa, benar tidak terjadi seperti ini, itu juga kan pengakuan mereka, kita belum mencoba ke masyarakat KPM, kita akan coba ke masyarakat besok atau lusa,” tutupnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
-
Bukan Sekadar Tinggi dan Kuat, IIni Alasan Mauro Zijlstra Bisa Jadi Mesin Gol Persija
-
Viral Dokter Kandungan Minta Ayah Azanin Bayi Padahal Kristen: Mukanya Kayak Guru Ngaji
-
Intip 4 Inspirasi Outfit Dress Minimalis ala Rose BLACKPINK
-
Wow! Pendapatan Pajak Alat Berat di Kaltim Melonjak 3.000 Persen
-
Prabowo Lantik Wamenkeu Baru Sore Ini, Siapa Pantas Gantikan Thomas?
-
Kunjungi Sassuolo, John Herdman Pantau Langsung Aksi Jay Idzes?
-
5 Bedak Full Coverage yang Ampuh Tutupi Bopeng dan Noda Hitam di Wajah
-
Berkaca dari Ledakan SMAN 72 dan Molotov Kalbar, Pengamat: Monster Sesungguhnya Bukan Siswa
-
Tangis Betrand Peto Pecah, Antar Ruben Onsu Umrah untuk Ketiga Kalinya