/
Jum'at, 12 Mei 2023 | 08:58 WIB
Teks Khutbah Jumat Hari Ini, (ist)

PURWASUKA - Teks khutbah Jumat kali ini menarik kita ketahui. Pasalnya, akan membahas kunci ketenangan dan kelapangan Hati.

Lantas, apa saja kunci kunci ketenangan dan kelapangan Hati ini? Simak:

Teks Khutbah Jumat: Kunci Ketenangan dan Kelapangan Hati

Hadirin sidang Jumah yang dirahmati Allah  

Pertama-tama marilah kita sama-sama panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah swt. yang tak henti-hentinya melimpahkan nikmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Terutama nikmat taufiq dan hidayah-Nya sehingga pada kesempatan kali ini kita berada di tempat yang mulia ini untuk menunaikan shalat Jumat berjamaah. 

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada penghulu para nabi dan rasul sekaligus pelita kegelapan, yakni Nabi Besar Muhammad saw. Shalawat dan salam juga semoga terlimpah kepada para sahabatnya, para tabiin, para tabi’ tabiin, hingga kepada kita semua yang semoga diberi kekuatan mengikuti ajarannya, serta di akhirat kelak mendapatkan syafaatnya. Amin ya rabbal ’alamin.

Sidang Jumah rahimakumullah  

Seperti biasa, sebelum melanjutkan khutbah ini, terlebih dahulu khatib berwasiat kepada diri pribadi dan juga kepada jamaah sekalian, marilah kita sama-sama mempertahankan sekaligus meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt. 

Sebab, takwa merupakan bekal terbaik kita menghadapi kehidupan akhirat kelak, di samping sebagai perisai diri kita dalam rangka menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.    

Baca Juga: Bongkar Sisi Lain Lapas Bareng Tio Pakusadewo, Uya Kuya Diancam Mau Dibunuh

Selanjutnya, perlu kita ketahui bersama bahwa kebahagiaan dunia dan akhirat sangat bergantung kepada kesehatan dan kejernihan hati. Sementara kesehatan dan kejernihan hati sangat bergantung kepada keyakinan kepada Allah, sifat-sifat terpuji di dalamnya, serta seberapa jauh ia dari sifat-sifat tercela yang biasa bersarang di dalamnya.
     
Marilah kita simak bersama firman Allah dalam Al-Quran yang merupakan petikan dari doa Nabi Ibrahim. 

Artinya, “Janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. (Yaitu) pada hari ketika tidak berguna (lagi) harta dan anak-anak. Kecuali, orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,” (QS As-Syu’ara: 87-89). 

Nah, melalui ayat di atas jelas sekali bahwa orang yang selamat di akhirat adalah orang yang membawa hati yang bersih. Bersih dari kesyirikan kepada Allah, bersih dari sifat-sifat tercela, serta bersih dari berbagai penyakit hati. 

Selain itu, hati yang bersih juga merupakan sarana untuk meraih ketenangan dan kelapangan hati. Maka kunci-kunci meraih ketenangan hati inilah yang akan menjadi pembahasan kita pada kesempatan kita kali ini. 

Ini penting bagi kita dan jamaah sekalian. Mengingat tampaknya masih banyak saudara kita yang hidup serba kecukupan, bahkan bergelimang harta, namun hatinya tidak tenang. Hatinya sempit dan tidak lapang.     

Menurut para ulama berdasarkan dalil-dalil, setidaknya ada lima kunci meraih ketenangan dan kelapangan hati.    

Load More