/
Selasa, 27 Juni 2023 | 14:02 WIB
Suasana sekitar Ponpes Al Zaytun yang dijaga kawat berduri . ((Twitter/yaniarsim))

PURWASUKA - Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH M Cholil Nafis menemukan indikasi kesesatan dan penodaan agama di Ponpes Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.

"Hari ini laporan final penelitian MUI berkenaan dengan Panji Gumilang dan Pesantren Al-Zaytun,” terang Cholil dalam keterangannya, Selasa (27/6/2023).

“Ada beberapa indikasi yang mengarah pada penodaan agama, kesesatan dan penyimpangan," sambungnya.

Terkait penodaan agama, Cholil menyebut terletak pada ucapan Panji yang merendahkan Allah SWT atau menyamakannya dengan manusia.

Sekedar informasi Panji pernah meragukan Alquran sebagai perkataan Allah SWT dan menilainya sebagai ucapan Nabi Muhammad yang didapat dari wahyu.

Kemudian, kesesatan lain adalah saf salat yang dibuat merenggang. Berikutnya, terdapat pernyataan Panji berkenaan khatib perempuan bagi laki-laki dalam salat Jumat.

Padahal khatib perempuan di salat Jumat untuk laki-laki jelas hukumnya yaitu tidak sah dan telah diperkuat dengan fatwa MUI.***

Load More