/
Selasa, 19 April 2022 | 11:40 WIB
Zacky

SUARA.COM, PURWOKERTO - Insiden tragis kembali terulang di Taman Rekreasi Marga Satwa (TRMS) Serulingmas Zoo. Seorang perawat harimau, Lulut Dwi Prasetyo, tewas setelah diserang harimau di kandang harimau Serulingmas Zoo. 


Direktur Serulingmas Zoo Lulut Yekti Adi mengatakan, kronologi pasti kejadian itu pihaknya tidak mengetahui.  Pasalnya, saat kejadian, korban berada sendirian di dalam kandang. 


"Kita belum bisa beri keterangan (soal itu), "katanya, Senin (18/4/2022) 


Kejadian ini rupanya bukan yang pertama kali. Peristiwa serupa pernah terjadi 2011 lalu. Seorang pawang Harimau di Taman Rekreasi Marga Satwa (TRMS) Serulingmas, Mahmud, juga tewas diterkam harimau. 


Saat itu, Serulingmas Zoo masih dikelola Pemkab Banjarnegara, belum menjadi Perusahaan Daerah. Lulut pun mengaku tak mengetahui kejadian dulu mengingat ia belum bertugas di situ. 


Ironisnya, kejadian itu kembali terulang, 11 tahun kemudian, tahun 2022. Sebelum kejadian ini, Desember 2021 lalu, tepat di libur Natal 25 Desember, peristiwa menegangkan juga terjadi di Serulingmas. 


Saat itu, pengunjung dibuat panik karena seekor Harimau Benggala melompat dan naik ke atap kandang.  Melihat posisinya, satwa itu cukup leluasa jika mau melompat ke luar kandang. Jika itu terjadi, situasi semakin mencekam. 


Karenanya untuk mencegah hal tidak diinginkan, seluruh wisatawan dievakuasi keluar. Beruntung situasi itu terkendali. Harimau itu kembali turun ke kandang setelah petugas mendekatinya.


Rentetan kejadian ini membuktikan, sejinak atau sedekat apapun harimau dengan pawang, tetap saja binatang buas yang berbahaya.

Tag

Load More