BANJARNEGARA-Lebaran tinggal menghitung hari. Selain berkumpul atau silaturahim dengan keluarga, sebagian masyarakat mungkin sudah merencanakan untuk berwisata di libur lebaran.
Dieng menjadi salah satu jujugan wisatawan yang ingin menghabiskan waktu libur lebaran.
Dari sejumlah objek wisata di dataran tinggi itu, Kawah Sikidang termasuk yang mencuri perhatian belakangan ini. Sebab kawah itu dilengkapi dengan jembatan kayu (board walk) yang dibangun di atas area kawah.
Fasilitas berjuluk Jembatan Kayangan Kawah Sikidang Dieng ini pun berhasil menyabet Juara 2 Penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 lalu. Jembatan Kayangan meraih prestasi itu untuk kategori Destinasi Wisata Unik.
Jembatan atau boardwalk Kawah Sikidang diresmikan pada Januari 2021 oleh Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.
Pembangunan boardwalk Kawah Sikidang dibiayai pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
Meski dibangun di masa pandemi Covid 19, fasilitas kawah itu sudah menarik hati wisatawan.
Wisatawan bisa menaiki dan berjalan di atas jembatan yang dibangun meliuk di atas area kawah. Kepulan asap putih yang mencapai jembatan memberi kesan tersendiri bagi wisatawan, sebagai pemandangan langka.
Wisatawan bisa bebas berswafoto di atas jembatan dengan latar pemandangan kawah Sikidang. Dijamin hasil jepretan pengunjung instagramable.
"Penambahan fasilitas di kawah Sikidang benar-benar memenuhi ekspektasi wisatawan, "kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto
Rute
Objektif wisata Kawah Sikidang bisa dicapai melalui banyak rute. Wisatawan dari arah timur, misal Yogyakarta atau Semarang bisa ke Dieng melalui Kabupaten Wonosobo dengan jarak tempuh sekitar 27 kilometer atau 51 menit perjalanan dengan start alun-alun Wonosobo.
Dari arah barat selatan, Purwokerto atau Cilacap bisa menggunakan rute melalui Wonosobo atau Banjarnegara. Jika melalui rute alternatif Banjarnegara, Kawah Sikidang bisa ditempuh sekitar 1,5 jam dengan jarak 47 kilometer dari start alun-alun Banjarnegara.
Sementara wisatawan dari arah Tegal atau barat utara (Pantura), selain melalui Semarang-Wonosobo, bisa juga menggunakan jalur alternatif via Pekalongan atan Batang.
Wisatawan bisa sampai di Dieng lebih cepat melalui rute alternatif itu. Hanya ada sejumlah titik tanjakan ekstrem sehingga tidak semua pengendara punya nyali cukup atau mampu menaklukannya.
Tag
Berita Terkait
-
Misteri dan Keindahan Dataran Tinggi Dieng Petualangan di Antara Kabut
-
Geopark Nasional Dieng, Peluang Pelestarian Alam dan Budaya Pegunungan Jawa
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata di Dieng, Nuansa Alam Penuh History
-
Mudik ke Wonosobo? Ini 5 Destinasi Wajib untuk Wisata Bareng Keluarga
-
7 Fakta Menarik Yellowstone National Park yang Dikunjungi Nikita Willy, Disebut Mirip Dieng
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah