/
Selasa, 26 April 2022 | 08:35 WIB
AHM

SUARAPUTWOKERTO. ID, SUARA.COM-Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum yang ditunggu-tunggu untuk bisa berkumpul bersama sanak saudara. Mudik menggunakan sepeda motor masih menjadi andalan bagi sebagian warga. 


Namun ada hal yang harus diperhatikan agar berkendara  aman dan selamat sampai tujuan. Sehingga saat yang ditunggu untuk bersilaturahim dengan keluarga di kampung halaman terlaksana. 


Menurut Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) Johanes Lucky, berkendara bersama keluarga merupakan hal yang menyenangkan. 


Namun perlu diingat beberapa hal untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat berkendara baik jarak jauh maupun jarak dekat.


“Penting bagi kita sebagai pengendara sepeda motor mentaati peraturan serta bijak dalam kesadaran berkendara, apalagi dengan membawa orang yang dicintai. Berbagai elemen perlu diperhatikan saat perjalanan,” ujar Lucky.


Berikut beberapa hal yang perlu diketahui dan disiapkan oleh para bikers yang ingin berkendara bersama keluarga 


Membawa Barang dan Penumpang 


Berkendara menggunakan sepeda motor bersama anggota keluarga tentu menyenangkan. Namun butuh konsentrasi tinggi bagi pengendara. Sebab ada kecenderungan pengendara ingin bercakap ringan atau bersenda gurau dengan pembonceng. Hal ini dapat merusak konsentrasi dan keseimbangan. 


Saat berboncengan, alangkah baiknya pembonceng dapat memeluk pengendara atau dapat memegang jaket pengendara untuk menambah keseimbangan saat berkendara. Selain itu, pembonceng perlu mengikuti arah pergerakan pengemudi di depannya.


“Pembonceng juga wajib menggunakan riding gear yang lengkap serta harus bisa menjadi penumpang yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengemudi. 


Selain itu tidak membawa barang bawaan yang berlebihan terutama untuk keleluasaan mengemudi,” ujar Lucky.


Pastikan tidak berkendara lebih dari dua orang dan tidak membawa barang terlalu banyak. Aturan berkendara membawa penumpang berlebihan diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya pada pasal 106 mengenai aturan berkendara sepeda motor, tidak boleh membawa penumpang lebih dari 1 orang. 


Sedangkan dalam membawa barang, perlu diperhatikan aturan guna menambah kenyamanan berkendara. 


Lebar barang bawaan tidak melebihi setang kemudi. Barang ditempatkan di belakang pengendara serta tidak melebihi panjang sepeda motor maupun tinggi bahu pengemudi saat duduk berkendara. Selain itu, pastikan barang bawaan terikat erat sehingga tidak berpotensi mengganggu keseimbangan saat berkendara.


Atur Perjalanan


Dalam berkendara, bikers juga perlu memperhatikan jarak tempuh. Jika berkendara jarak jauh yang memiliki jarak berkendara lebih dari 2 jam, para pengendara harus melakukan istirahat setiap 2 jam sekali mengingat kondisi tubuh yang mulai lelah. 


Jika berkendara jarak dekat atau kurang dari dua jam, perlu diperhatikan asupan cairan dalam tubuh dengan memperbanyak minum serta istirahat.


Membuat rencana perjalanan merupakan perlu dilakukan para bikers, khususnya bagi yang melakukan perjalanan jauh. Pengendara dapat mengecek kondisi lalu lintas dari berbagai aplikasi perjalanan dan mencari jalan alternatif yang bisa dilalui agar tidak terjebak dalam kemacetan. 


Bikers juga perlu melihat kondisi cuaca dan area yang akan dilewati, sehingga dapat memberikan gambaran kondisi perjalanan serta perlengkapan yang dibawa.


“Para bikers perlu mengetahui kondisi jalur yang akan dilalui baik melihat aplikasi peta digital ataupun referensi bacaan yang dapat menambah informasi, "katanya

Perencanaan ini akan memberikan estimasi waktu tempuh, lokasi istirahat untuk dalam jangka waktu minimal 30 menit, dan tempat pembelian bahan bakar. 


Riding Gear


Berkendara sepeda motor masih dalam masa pandemi, juga mempengaruhi penggunaan riding gear. Tidak hanya helm dan sarung tangan, bikers wajib menggunakan riding gear yang tepat untuk dapat menutupi seluruh tubuh seperti jaket, celana panjang, sarung tangan dan sepatu, serta menggunakan masker untuk berkendara. 


Selalu menggunakan masker saat beristirahat di tempat umum, sehingga mengurangi resiko terpapar virus atau penyakit lainnya.

Load More