SUARAPURWOKERTO. ID, Isu LGBT kembali mengemuka pasca podcast Deddy Corbuzier yang mengundang pasangan gay Ragil Mahardika dan Frederick Vollert. Deddy menuai kecaman warganet karena mengundang pasangan gay yang masih tabu di Indonesia.
Belakangan Deddy menghapus konten videonya bersama pasangan gay usai terus mendapat kritikan warganet.
Terlepas dari kasus itu, fenomena LGBT memang ada di Indonesia. Bukan hanya terjadi di kalangan tertentu atau masyarakat perkotaan, perilaku LGBT bahkan sudah menyebar ke pelosok desa.
Di Kabupaten Banjarnegara misalnya, awal tahun 2022 lalu, pernah viral kasus video pasangan gay yang berhubungan intim di tempat publik.
Kasus tersebut menggegerkan jagat maya karana adegan seks menyimpang itu dilakukan di areal persawahan di hari yang masih terang.
Iroonisnya, satu di antara pemeran dalam video itu berstatus pelajar setingkat SLTA.
Polres Banjarnegara menangkap dan menetapkan kedua aktor video itu, JU (24) dan VD (17) sebagai tersangka. JU (24) ditahan untuk keperluan penyidikan. Sementara VD (17) tidak ditahan karena masih di bawah umur.
Raup Cuan dari Konten Porno
Rupanya, mereka sengaja membuat konten porno, berhubungan intim di tempat publik demi meraup cuan.
Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Sulistyo mengungkapkan, video porno sesama jenis itu dijual untuk mendapat keuntungan.
"Ingin mendapatkan keuntungan dari penyebaran konten video porno," ujarnya, Senin (14/2/2022)
Konten yang diunggah tanggal 28 Januari 2022 itu menampilkan video cuplikan sepasang gay berdurasi 38 detik. Video itu sengaja ditambahi deskripsi "nyulik brondong pulang sekolah dulu buat melampiaskan kesangean fullnya join telegram ya not for free.
Video itu dipotong menjadi beberapa part, mulai part 1 sampai part 7 yang dipromosikan melalui media sosial twitter dengan nama akun @guajuliant.
Ini bukan konten pertama. Pasangan homo itu pernah membuat konten video tiga kali sejak bulan November 2021. Hanya video ketiga yang dibuat pada 27/1/2022 di jalan usaha tani di wilayah Purwareja Klampok, Banjarnegara viral.
Mereka menjual konten itu dengan cara mempromosikan video trial atau cuplikan di media sosial. Bagi yang berminat untuk mendapatkan video versi penuhnya, pelanggan dituntut mentransfer uang pembayaran link.
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka