SUARAPURWOKERTO.ID - Sebanyak 11 anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menjalani uji kompetensi jurnalis di Semarang, Jawa Tengah, Jumat hingga Sabtu (20-21/5/2022). Uji kompetensi diselenggarakan atas dukungan Dewan Pers dengan dewan penguji dari tiga lembaga, PWI, AJI, dan LSPR.
Koordinator penguji AJI, Hasudungan Sirait, mengatakan, pada uji kompetisi kali ini AJI menggunakan sistem hybrid. Uji kompetensi diselenggarakan memanfaatkan teknologi digital, separuh daring dan separuh luring.
"Sebenarnya AJI sudah mampu secara online pure, tapi Dewan Pers hanya memberi toleransi hanya sebatas hybrid," kata Bang Has, sapaan akrab Hasudungan.
Meski demikian, ia yakin ke depan uji kompetensi akan menggunakan sistem online. Peserta dan penguji tak lagi perlu bersemuka di satu tempat, sehingga lebih efisien.
"Saya yakin uji kompetensi berbasis online adalah keniscayaan," tuturnya.
Bang Has mengungkapkan kegembiraanya bisa berkolaborasi dengan lembaga penguji lain. Menurutnya, hari ini memang eranya kolaborasi bukan lagi kompetisi.
Agung Darmajaya, Anggota Dewan Pers yang hadir mengatakan uji kompetensi sangat penting bagi jurnalis. Jurnalis memiliki tanggung jawab sosial yang besar sehingga penting memastikan kompetensi jurnalis.
Satu di antara alat ukur kompetensi ialah uji kompetensi jurnalis. Karena itu, jurnalis perlu mengikuti uji kompetensi.
"Mungkin semua bisa jadi jurnalis karena jurnalis profesi yang terbuka, tapi apakah dia kompeten? Karena kompetensi sangat penting," kata dia.
Total ada 11 anggota AJI yang ikut uji kompetensi. Empat di antaranya jenjang muda, tiga madya dan empat jenjang utama.
Tag
Berita Terkait
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Jebakan 'Aji Mumpung' Lebaran: Saat Harga Ikan Bakar Setara Fine Dining
-
Tampil di MTN Wave, Lukman Sardi hingga Kunto Aji Suguhkan Pertunjukan Seni Lintas Bidang
-
Bangga! Mario Suryo Aji Pakai Helm Bertema Majapahit di Ajang Moto2 2026
-
Dewan Pers di HPN 2026: Disrupsi Digital Jadi Momentum Media Bebenah
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Cerita dari Desa Majona
-
Jalan-jalan ke Semarang, Jangan Lupa Mampir ke D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie
-
Sinergi Digitalisasi dan Kearifan Lokal, Desa Tompobulu Tumbuh sebagai Desa Ekonomi Berkelanjutan
-
Wisata Kuliner D'Kambodja Heritage by Anne Avantie di Semarang Manjakan Lidah Pengunjung
-
Desa BRILiaN Tompobulu Jadi Contoh Sukses Pengembangan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal dan Teknologi
-
D'Kambodja Heritage by Anne Avantie Sukses Bersama BRI
-
Transformasi Desa Tompobulu, Kolaborasi Potensi Lokal dan Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Desa BRILiaN Tompobulu, Sinergi Potensi Lokal dan Digitalisasi Perkuat Ekonomi Berkelanjutan
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung