PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA- Bukan hanya PGOT, Satpol PP Purbalingga juga merazia grup Tek tek yang mengamen di jalan. Satu Grup pengamen Tek-tek dan empat orang Pengemis dirazia Satpol-PP Purbalingga baru-baru ini.
Grup Tek-tek, dua orang pengemis Badut, terjaring di persimpangan Traffict Light Jl. AW Soemarmo (Sirongge).
Kemudian di Persimpangan Traffict Light Gemuruh terjaring satu orang pengemis, serta di persimpangan Traffic Light Jl MT Haryono satu orang pengemis diamankan.
Kabid Tibumtranmas Satpol PP Purbalingga, Sutriono mengatakan kegiatan dilakukan untuk menciptakan kondisi Tibumtranmas di Purbalingga yang nyaman.
Juga meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terkait Perda nomor 9 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat di Kabupaten Purbalingga serta Perda Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat.
" Memberikan sanksi kepada pelanggar Perda berupa teguran lisan dan tertulis. Kemudian juga mengamankan barang bukti berupa satu unit angklung, satu speaker aktif dan satu kostum kepala badut," ujarnya, Jum'at (3/6/2022) lalu.
Penertiban dan Penanganan PGOT, diharapkan dapat mewujudkan kepatuhan hukum dan meningkatkan disiplin masyarakat terhadap Perda dan Perkada. Tindakan satpol PP dengan mengedepankan tindakan persuasif, tegas, terukur dan humanis.
Sutriono berharap dengan adanya razia ini, masyarakat tidak mencoba-coba melakukan tindakan ngamen atau menjadi pengemis di area publik seperti perempatan jalan yang sangat membahayakan bagi pengendara juga PGOT tersebut.
Di samping itu, adanya PGOT yang berseliweran di jalan juga menggangu pemandangan kota yang sudah rapi dan tertib.
" Jika ada yang terjaring kembali maka akan dikenakan sanksi yang lebih tegas lagi, sesuai dengan aturan yang berlaku,"katanya
Berita Terkait
-
Gak Perlu Teriak di Jalan: Kontrak Sosial Sahur Kini Pindah ke Grup WhatsApp
-
Tuai Pujian! Rose BLACKPINK Pajang Angklung Pemberian Fans Indonesia
-
Bukti Rose BLACKPINK Humble: Angklung dari Fans Indonesia Jadi Pajangan di Rumah Mewahnya!
-
Melihat Purwarupa Angkot Pintar yang akan Meluncur di Kota Bandung
-
Megawati Pukul Kentongan Bambu di GBK, Ini Maksud dan Tujuannya
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Standar Makeup di Dunia Kerja: Mengapa Bare Face Dianggap Tidak Profesional?
-
Piala Dunia 2026 dan Keberadaan Spanyol yang Kembali Menjadi Cryptonite bagi Superpowernya Prancis
-
Sejarah Inggris vs Argentina, Ini Prediksi Pemenang Semifinal Piala Dunia 2026
-
Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari
-
Apakah HP Harus Dicas sampai 100 Persen? Ini Cara Tepat agar Baterai Tetap Sehat
-
Hey Jude, Jude Bellingham, dan Mimpi Football's Coming Home
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?
-
Kenapa Program Pembangunan Berkelanjutan Sangat Berdampak Bagi Infrastruktur Sulsel?
-
Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia