PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA-Fenomena para remaja nongkrong atau bersantai di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta dengan busana nyentrik sedang viral di media soaial.
Bahkan, saking viralnya, tempat nongkrong remaja itu disebut kawasan Citayam Fashion Week. Tempat umum itu disulap menjadi wahana catwalk untuk para model “jalanan”. Para ABG tak malu melakukan aksi Fashion Show di zebra cross jalanan.
Lewat video yang dibagikanakun sosial media Instagram @gosipnyinyir2, dilansir dari suarakalbar.id, terlihat beberapa kompilasi video para remaja yang tengah melakukan runway tersebut.
Mereka tampak sangat percaya diri, berjalan dari seberang jalan di bawah sorotan lampu bak di acara fashion show profesional.
Unggahan tersebut viral hingga memantik netizen untuk berkomentar. Sebagian memberikan pujian positif ketimbang melakukan tindakan yang merugikan orang.
"Keren sih daripada tawuran atau balapan liar. Mending inilah," puji netizen.
Hanya ada pula yang mengkritik aksi mereka yang tidak dibarengi dengan kesadaran membuang sampah pada tempatnya.
“Keren sih kreativitas anak anak jaman sekarang harus lebih didukung. Tapi setelah mengumpul mengumpul tolong sampah sampah dibereskan, dibuang pada tempatnya ya," nasehat netizen mendukung para ABG.
Kawasan itu pun akhir akhir ini ramai para remaja dengan gaya berpakaian yang bermacam-macam. Entah mereka mendapatkan inspirasi busana itu darimana, atau bagaimana cara mendapatkannya. .
Baca Juga: Makin Cantik, Ketep Pass Bakal Dilengkapi Gardu Pandang Lantai 3 dengan Fasilitas Sky Walk
"Tak pernah absen, pada malam minggu ini, Citayam fashion week pun terpantau sangat ramai oleh mereka. Salah satu yang mencuri perhatian adalah dua pria asal Jakarta yang tampil eye catching saat menyebrang di jalan Sudirman," tulis @gosipnyinyir2.
Fenomena Citayam menimbulkan persepsi beragam. Ada yang menganggapnya positif sebagai ajang anak muda untuk berkreasi dan diakui eksistensinya. Namun karena dilakukan di tempat umum, tentu saja kegiatan itu melahirkan kerawanan tersendiri hingga berpotensi mengganggu ketertiban lalu lintas.
Kegiatan itu juga masih liar. Sehingga tak jelas, apa yang mereka lakukan setelah berjalan lenggak lenggok di zebra cross jalan. Sebab bocah yang berkerumun di Citayam berasal dari berbagai latar belakang. Jangan sampai, kegiatan itu justru memancing pergaulan bebas, serta jadi kesempatan bagi orang untuk merencanakan perbuatan jahat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
POCO F8 Pro Bawa Snapdragon 8 Elite, Rahasia Libas Game Grafis Rata Kanan
-
Mudik Lebaran 2026: 287 Ribu Orang Seberangi Selat Sunda, Volume Kendaraan Melonjak Tajam
-
SiCepat Ekspres Perkuat Rantai Pasok Industri Halal Nasional
-
Tanpa Perlu Makeup Tebal! 4 Tone Up Sunscreen SPF 50 untuk Kulit Cerah Natural
-
Hashim Jamin Perusahaan Afiliasi Prabowo Tak Ikut Tender Program 3 Juta Rumah
-
Siapa Herri Pras? Syekh Ahmad Al Misry Bantah sebagai Gurunya
-
Apresiasi bagi Pekerja, Wamenaker Berangkatkan 295 Buruh dalam Program Mudik Gratis 2026
-
Ibu Paksa Anak Kandung Bersetubuh dengan Pacar Divonis 13 Tahun Penjara
-
Media Belanda Tiba-tiba Heboh Soal Jens Raven Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa