PURWOKERTO.SUARA.COM - Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J akan melapor ke Bareskrim berkenaan kematian Brigadir Yoshua. Pelaporan akan ditunaikan hari ini.
Kuasa hukum keluarga Brigadir Yoshua, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwasanya pelaporan ditunaikan atas dugaan pembunuhan berencana. Tak hanya itu, kamaruddin juga mengatakan pihaknya akan melaporkan keterkaitan dengan hilangnya handphone Brigadir Yoshua dan penyadapan handphone keluarga Brigadir Yoshua.
"Pembunuhnya yang mau saya lapor. Jadi besok saya pagi-pagi akan membuat laporan dugaan tindak pidana pembunuhan berencana, dugaan pencurian atau penggelapan handphone, serupa dugaan tindak pidana kejahatan telekomunikasi," ujar Kamaruddin,
"Iya, barang bukti hilang. yang kejahatan telekomunikasi itu jalankan penyadapan tanpa izin ke Pengadilan Negeri. Karena ada penyadapan ada peretasan ke handphone orang tua korban, kaka dan adik-adiknya tanpa izin," sambungnya.
Kamaruddin menyebutkan bahwa dia sudah mengumpulkan barang barang bukti serta saksi untuk memperkuat tuntutannya. "Sudah kami susun, baik saksi maupun korban, maupun bukti-bukti surat sudah kami siapkan," ujarnya.
Pihak keluarga Brigadir Yoshua juga disebut akan singgah ke Jakarta. Tapi Kamaruddin mengaku belum dapat memastikan lebih lanjut karena adanya persoalan komunikasi.
"Tengah didalam perjalanan informasinya tetapi benar atau tidak saya belum ada komunikasi, karena handphone orang ini kan diretas sudah satu minggu lebih semenjak momen pembunuhan itu. Jadi Handphone mereka tidak bisa komunikasi, jadi saya hanya bisa komunikasi dengan mereka dari handphone tetangga. Dari handphone tetangga dikatakan bahwa ada planning berkunjung ke Jakarta," ujarnya.
Team Khusus Dibentuk Kapolri
Moment polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J terjadi di tempat tinggal Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan (Jaksel). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah membentuk team khusus untuk mengusut masalah ini.
"Oleh karena itu, saya udah membentuk team khusus yang dipimpin oleh Pak Wakapolri, Pak Irwasum, kemudian ada Pak Kabareskrim, Pak Kabik (Kabaintelkam) kemudian juga ada As Sdm, karena memang beberapa unsur itu harus kami libatkan termasuk juga faedah dari Provos dan Paminal," kata Jenderal Sigit di Mabes Polri, Selasa (12/7).
Baca Juga: Hartanya tak Habis-habis, Sumbang Rp 301,7 Triliun untuk Yayasan Bill Gate Tetap Terkaya
Komnas HAM dan Kompolnas turut disertakan di dalam team khusus itu. Dia memastikan proses penyelidikan, penyidikan, sampai temuan perihal persoalan itu akan disampaikan transparan dan periodik agar menjawab keraguan publik. Hal itu merupakan komitmen dari Kapolri. (Dhian Rama)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
Sequis Life Gelar Customer Gathering untuk Perkuat Hubungan Nasabah
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Tuhan Nggak Butuh Pengacara: Belajar Beragama "Santuy" tapi Berisi Bareng Mbah Nun
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
Aktivis Muhammad Husein Ungkap Tanda-Tanda Perang Sebelum Israel Bombardir Iran
-
Polresta Malang Ciduk 20 Tersangka Narkoba, Sita 1,3 Kilogram Sabu-sabu