PURWOKERTO.SUARA.COM - Hasil pertandingan Borneo FC melawan Arema FC cukup mengejutkan publik tanah air. Sebab dipertemuan sebelumnya di laga Final Piala Presiden Arema mampu unggul dari lawannya.
Namun saat laga perdana Liga 1, Arema justru tumbang dengan kemenangan 3 – 0 untuk keunggulan tuan rumah Borneo FC. Di laga tersebut Borneo FC benar-benar membalas dendam atas kekalahan di Piala Presiden 2022 lalu.
Dilansir dari Suara.com Singo Edan (julukan Arema FC ) menelan kekalahan 0-3 dan tidak cuma itu, pertandingan juga melahirkan dua kartu merah. Bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 24 Juli 2022.
Singo Edan tertinggal dua gol dalam waktu lima menit saja. Gawang Arema dijebol lewat tandukan Ahmad Nur Hardianto pada menit ketiga dan kelima.
Pertandingan baru berjalan tiga menit, Arema FC langsung kebobolan oleh serangan Borneo FC. Umpan silang ciamik dari Terens Puhiri disambut dengan tandukan keras Ahmad Nur Hardianto yang tak mampu dihalau oleh Adilson Maringa.
Dua menit kemudian, Hardianto kembali membobol gawang Singo Edan lewat skema serangan yang hampir sama persis dengan gol pertamanya. Kali ini, gantian Stefano Lilipaly yang mengirimkan crossing cantik dari sisi kanan pertahanan lawan.
Lagi-lagi diselesaikan dengan apik oleh tandukan pemain bernomor sembilan itu. Di babak kedua, Arema berupaya bangkit setelah melakukan empat pergantian pemain.
Kombinasi serangan dari Adam Alis, Dedik Setiawan, Ilham Udin Armaiyn dan Hanis Saghara mampu memberikan tekanan pada Pesut Etam tapi tak cukup membuat gol balasan.
Nasib sial sebetulnya menimpa Pesut Etam (julukan Borneo FC) pada menit 82. Leo Guntara diganjar kartu merah langsung oleh wasit usai melakukan pelanggaran berbahaya bak tendangan kung-fu kepada Hamzah Titofani.
Baca Juga: Fly Over Hampir Jadi, Momok Macet di Perlintasan Rel Ganefo Mranggen Segera Berakhir
Sayang, unggul jumlah pemain gagal dimanfaatkan oleh Arema. Di penghujung babak kedua, gantian Arema yang kehilangan pemainnya usai Rizky Dwi diusir wasit dengan kartu merah langsung setelah melanggar Arya Gerryan yang berdiri bebas untuk mencetak gol di dekat kotak penalti.
Celakanya, pelanggaran itu pun berbuah gol ketiga bagi Borneo FC. Tendangan bebas yang dieksekusi Lilipaly membentur mistar gawang, namun Muhammad Sihran langsung menanduk bola rebound di mulut gawang Arema.
Papan skor berubah 3-0 untuk keunggulan Borneo FC. Tidak ada tambahan gol yang tercipta hingga laga berakhir. Pertandingan ini ditutup dengan kemenangan 3-0 untuk tim tuan rumah.* (Anik Al Sajawi)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perbaikan Jalan Payakumbuh-Sitangkai Ditargetkan Selesai Juli 2026
-
Teddy Indra Wijaya Kian Populer, Pengamat: Publik Mulai Bertanya, Dipersiapkan Jadi Apa?
-
Berapa Harga Lipstik MAC Original? Ini Daftar Harga dan Pilihan Shade-nya
-
5 HP Infinix Harga Rp1 Jutaan Mei 2026, Memori Lega dan Baterai Awet
-
Gerebek Pasar Babelan, Polres Metro Bekasi Ringkus Pengedar Ratusan Butir Obat Keras
-
Promo Indomaret hingga 13 Mei 2026, Pepsodent dan Indomilk Lebih Hemat
-
Cara BRI Dukung UMKM Lokal Menjadi Usaha Ekspor Kelas Dunia
-
Mengenal Weekend Warrior, Tren Olahraga Intens di Akhir Pekan yang Bisa Picu Cedera
-
Kiai Ashari Pati TSK Kasus Pelecehan Tak Punya Kamar Tetap, Diduga Jadi Strategi Dekati Santriwati
-
Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?