PURWOKERTO.SUARA.COM - Final Piala Presiden 2022 leg kedua antara Borneo FC vs Arema FC di stadion Segiri, Samarinda, Minggu 17 Juli 2022 berakhir dengan skor 0-0. Dengan demikian, maka agregat gol tak berubah 1-0 untuk keunggulan Arema.
Arema mencetak sejarah dengan menahan imbang Borneo FC di kandang. Dalam catatan sejarah, Borneo tak terkalahkan ketika bermain di kandang. Dari tiga laga, Borneo selalu meraih kemenangan.
Arema sendiri memecahkan rekor sebagai klub dengan lini pertahanan paling solid. Dari tujuh laga Piala Presiden, Arema hanya dua kali kebobolan.
Terlepas dari catatan rekor ini, Arema membuktikan sebagai satu di antara tim terkuat di kompetisi Liga 1. Sukses meraih gelar juara Piala Presiden menjadi ancaman bagi klub-klub Liga 1. Liga 1 sendiri dijadwalkan dimulai Agustus mendatang.
Sebelumnya, Borneo FC cukup optimistis mampu mengubah keunggulan. Bermain di hadapan publik sendiri diharapkan akan mampu memberi kekuatan lebih bagi Pesut Etam.
"Kami butuh sesuatu yang lebih, motivasi, semangat, dukungan dan kualitas untuk bisa memenangkan laga pertandingan," ujar Milomir Seslija, pelatih Borneo FC.
Milo meyakini para pemainnya akan tampil dengan motivasi ekstra. Bahkan ia berharap pertandingunan nanti bisa diselesaikan dalam 90 menit, tanpa harus melalui adu penalti. Ia meminta pemainnya untuk mengeluarkan segenap kemampuan untuk bisa mengangkat trofi di kandang sendiri.
"Arema FC tim yang bagus, mereka memiliki lebih banyak trofi, tapi ini saatnya bagi kami," ujar Milo optimistis.
Semangat tinggi juga diusung Leo Guntara. Bersama rekan-rekannya, pemain berposisi bek kiri itu berharap dukungan penuh dari seluruh masyarakat Samarinda agar bisa mempersembahkan gelar juara.
Baca Juga: Beban Negara Miskin Kian Berat karena Inflasi, IMF Temui Jokowi untuk Sampaikan Ini
"Kami yakin akan juara," ucapnya lantang.
Sementara Arema FC terlihat rileks dan tanpa beban. Hal tersebut diperlihatkan sejak Arema FC menjalani official training yang di Stadion Segiri, Samarinda pada 16 Juli 202). Semua pemain terlihat menikmati sesi latihan dengan ceria. Tidak jarang ada hal-hal yang memancing tawa.
“Menghadapi pertandingan nanti pemain terlihat cukup enjoy. Ini adalah hal yang penting dalam tim. Kita tidak boleh tegang menghadapi pertandingan,” ungkap pelatih Arema FC Eduardo Almeida.
Eduardo Almeida optimistis menghadapi pertandingan tersebut. “Tentu saja kami optimis, semuanya siap berjuang meraih kemenangan,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Gara-gara Antrean Solar, Sopir Truk Ngaku Diculik dan Diancam Ditembak Oknum Polisi
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP