Tak hanya itu, eco enzyme juga bermanfaat sebagai bahan kosmetik. Jamur dari hasil fermentasi ecoenzyme dipercaya melembabkan dan menghaluskan kulit.
Mengutip Zero Waste Indonesia (ZWID), komunitas berbasis online pertama di Indonesia yang bertujuan mengajak masyarakat Indonesia untuk menjalani gaya hidup nol sampah, pada awal proses pembuatan eco enzyme menghasilkan gas ozon (O3).
O3 dapat mengurangi karbondioksida (CO2) di atmosfer yang memperangkap panas di awan. Jadi akan mengurangi efek rumah kaca dan global warming.
Eco enzyme juga mengubah amonia menjadi nitrat (NO3), hormon alami dan nutrisi untuk tanaman. Eco enzyme juga mengubah CO2 menjadi karbonat (CO3) yang bermanfaat bagi tanaman laut dan kehidupan laut.
Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti berjudul ‘Eco-Enzyme Sebagai Rekayasa Teknologi Berkelanjutan Dalam Pengolahan Air Limbah’ menyebut eco enzyme mampu mengurangi kandungan amonia pada air.
Penelitian ini menguji korelasi konsentrasi eco enzyme dengan konsentrasi amonia sebesar 34,5 mg/l dalam air. Percobaan dilakukan menggunakan lima sampel yang masing-masing menguji konsentrasi eco enzyme mulai dari 0 persen, 2 persen, 6 persen, 8 persen dan 10 persen.
Sampel dengan konsentrasi eco enzyme 0 persen memiliki kandungan amonia 34,5 mg/l. Sampel dengan konsentrasi eco enzyme 2 persen memiliki kadar amonia 32,2 mg/l. Konsentrasi eco enzyme 6 persen menekan kadar amonia menjadi 30,1 persen, sampel dengan 8 persen eco enzyme memiliki kadar amonia 29,2 persen dan konsentrasi eco enzyme 10 persen mengubah kadar amonia menjadi 25,8 persen atau menurunkan konsentrasi amonia hingga 25,2 persen.
Pemanfaatan Eco Enzyme untuk Penaganan PMK
Senin 24 Mei 2022 seorang peternak sapi datang ke Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga. Ia mengeluhkan kondisi sapinya terus memburuk sejak terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Ia datang ke Klenteng membawa harapan relawan eco enzyme yang bermarkas di Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga membantu memulihkan kesehatan hewan ternaknya.
Baca Juga: Manfaat Zat Besi Untuk Pertumbuhan Anak, Dapat Mendukung Perilaku Anak
Sebelumnya ia mendengar eco enzyme mampu mengobati luka dan membasmi bakteri serta virus. Eco Enzime merupakan cairan hasil fermentasi kulit buah. Eco Enzyme ditemukan Dr. Rosukon Poonpanvong seorang peneliti dari Thailand.
Sore harinya, relawan gabungan dari Klenteng Hok Tek Bio datang ke kandang sapi dengan membawa eco enzyme dan alat semprot. Pertama, tim mengamati gejala yang muncul akibat PMK.
Dari pengamatan, sapi yang terjangkit PMK mengalami infeksi pada mulut. Kondisi mulut terus mengeluarkan air liur.
“Setelah dicek ternyata di mulut sapi tersebut ada banyak sariawan,” kata Kris Hartoyo, aktivis pada relawan gabungan Klenteng Hok Tek Bio.
Kondisi mulut yang penuh sariawan membuat sapi enggan makan. Karena tak makan, maka kondisi tubuh sapi makin kurus dan lemas.
Selain mulut, kuku pada kaki sapi yang terinfeksi PMK juga menunjukkan ada luka. Ketika dicek, kuku sapi ini ada yang bernanah ada pula yang sampai penuh belatung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Buku Pelanggan adalah Bestie: The New Era, Ketika Pelanggan Bukan Lagi Raja
-
Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu
-
Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?
-
3 Kunci Utama Selamat dan Nyaman Lewati Arus Balik Lebaran Tahun 2026
-
Bak di Tempat Wisata! Pemudik Asyik Piknik di Bahu Jalan, Petugas Langsung Turun Tangan
-
Garmin Rilis Pokmon Watch Face, Bikin Pantau Tidur Jadi Lebih Seru
-
10 Perbedaan Sunscreen dan Sunblock yang Perlu Kamu Ketahui
-
8 Sunscreen Terbaik untuk Mengatasi Kulit Belang Usai Mudik Lebaran
-
Diproduksi J.C.STAFF, Light Novel Magical Buffs Dapat Adaptasi Anime 2027
-
Satu Juta Lahan Adat di Sulteng Terancam Industri Pertambangan dan Perkebunan