PURBALINGGA.SUARA.COM, PURBALINGGA - Berakhir sudah pelarian Edi Safangatno (30), warga Kaligondang, Purbalingga yang juga Kepala Cabang Pembantu Kantor Pos Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Setelah menggelapkan ratusan juta dana Kantor Pos, ia kabur ke Denpasar, Bali. Dana ini rencananya akan disalurkan untuk bantuan pangan nontunai dan uang pensiun gaji ke-13.
Pada 22 April 2022, Edi tidak menyimpan uang kas ke brangkas PT Pos, namun justru menggunakan uang itu untuk kepentingan pribadi. Ia mentransfer uang PT POS sebanyak Rp 394,4 juta plus Rp 2.075.100 hasil penjualan benda pos dan materai.
Edi mentransfer dana itu ke sejumlah rekening pribadinya. Pertama, ia menstransfer Rp 200 juta ke rekening BCA miliknya.
Uang ini kemudian ia gunakan untuk deposit trading crypto curency atau jual beli mata uang digital sebanyak Rp 150 juta. Sebesar Rp 20 juta ia gunakan untuk membayar utang pribadinya dan sisanya untuk keperluan pribadi.
Kedua, Edi juga menstransfer Rp 5 juta ke rekening BTN Batara Pos dan Rp 44 juta ke rekening Giro Mobile miliknya. Uang ini yang ia gunakan untuk membayar utang melalui transfer.
Ketiga, sisa uang Rp 157 juta. Uang ini ia gunakan antara lain untuk membayar pinjaman ke lembaga jasa keuangan di Kecamatan Pengadegan sebesar Rp 52 juta. Sisanya ia gunakan untuk keperluan pribadi selama pelarian, antara lain untuk biaya hotel dan transportasi ke Bali.
Karena dana pensiun dan bantuan sosial dibawa kabur, warga penerima dana pensiun dan bantuan sosial mengeluhkan kejanggalan ini. PT Pos Purbalingga menyatakan dana sudah ditransfer ke kantor cabang pembantu Rembang.
Polisi yang menerima laporani ini kemudian memanggil trsangka Edi. Namun selama dua kali pemanggilan Edi tak datang. Polisi kemudian mulai menjemput paksa, namun tersangka sudah tak di rumah. Polisi pun kemudian memburu tersangka.
Dari keterangan Polisi, tersangka sempat kabur ke Kabupaten Banyumas. Ia menginap di sebuah hotel. Kendaraan ia simpan di tempat tepisah agar jejaknya tak terlacak.
Dari Banyumas, tersangka kabur ke Denpasar, Bali menggunakan bus. Hampir tiga bulan tersangka di Bali. Berpindah dari satu hotel ke hotel lain, dari satu rumah kos ke rumah kos yang lain.
Baca Juga: Sedih Tak Bisa Temani Sang Adik, Ria Ricis. Oki Setianadewi Ungkap Rasa Haru
"Kenapa ke Bali? Pertama mengamankan diri sendiri. Kedua menunggu hasil dari trading Bitcoin yang tersangka mainkan," kata Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Gurbachov pada Rabu, 27 Juli 2022.
Tersangka mengaku gelap mata setelah menekuni judi melalui trading. Ia merasa ketagihan untuk terus bermain.
"Karena sudah judi, pernah kalah jadi kepingin mengembalikan uangnya," kata dia saat konferensi pers di Mapolres Purbalingga, Rabu 27 Juli 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'