PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP-BMKG mengingatkan adanya potensi gempa magnitudo 8,7 yang bisa membangkitkan tsunami di pesisir Kabupaten Cilacap.
Kepala BMKG Dwikorta Karnawati mengatakan, Cilacap yang berada di garis Pantai Selatan Jawa Tengah menghadap langsung zona tumbukan lempeng antara lempeng Samudera Hindia dengan lempeng Eurasia.
"Tumbukan lempeng itu merupakan zona pusat Gempa Megathrust, " katanya
Ia mengatakan, skenario terburuk jika terjadi gempa di pusat gempa Megathrust itu, kekuatan gempa bisa mencapai magnitudo 8,7.
Dwikorta mengatakan, paparannya itu bukan prediksi atau ramalan sehingga belum tentu bencana yang tak diinginkan itu terjadi.
Namun itu hasil analisa pakar gempa dan tsunami dengan memerhitungkan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi di wilayah tersebut.
Analisa ini dibutuhkan sebagai dasar dan acuan untuk melakukan upaya mitigasi, serta mengendalikan risiko jika sewaktu-waktu bencana terjadi.
"Jika sewaktu-waktu terjadi tsunami, masyarakat sudah siap, "katanya
Kesiapan itu baik sarana prasarana, keterampilan masyarakat untuk melakukan evakuasi mandiri, hingga tersedianya jalur evakuasi serta tempat-tempan yang aman untuk evakuasi.
Baca Juga: Paypal dan Steam Diblokir Kemenkominfo Akibat Belum Daftar PSE
Dengan kesiapsiagaan itu, diharapkan tidak ada korban jiwa saat bencana gempa dan tsunami benar terjadi di kemudian hari.
" Gempa dan tsunami tidak bisa dicegah. Namun risiko korban jiwanya bisa dicegah, "katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta