PURWOKERTO.SUARA.COM, SOLO-Viral video Ustaz Abu Bakar Ba'asyir mengakui dasar negara Pancasila. Ba'asyir memberikan pengakuan mengejutkan perihal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia.
Dalam video itu, Ba’asyir menilai ulama dahulu menyetujui Pancasila sebagai dasar negara bukan tanpa alasan.
Ulama menyetujui Pancasila karena tidak bertentangan dengan konsep tauhid, yakni mengesankan Allah. Ini tercermin dalam silakan pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa.
Berikut pernyataan Ba'asyir dalam video yang beredar di medsos.
"Indonesia berdasar Pancasila itu, mengapa disetujui ulama, karena dasarnya Tauhid, Ketuhanan Yang Maha Esa.
Ini pengertian saya yang terakhir. Dulunya saya Pancasila itu syirik."
Ba'asyir ternyata mengakui dulunya ia pernah menganggap Pancasila itu syirik. Namun setelah ia mempelajari lebih lanjut, Ba'asyir mendapat pencerahan baru.
Ia menilai ulama zaman dulu menyetujui Pancasila jika dianggap itu syirik. Karena ia menilai ulama pastinya memiliki niat ikhlas.
“Ndak mungkin ulama menyetujui dasar negara syirik, itu ndak mungkin. Karena ulama itu niatnya ikhlas,”katanya
Baca Juga: Wings Air Layani Penerbangan Purbalingga-Pondok Cabe Setiap Hari Jumat
Ceramah Abu Bakar Ba'asyir dalam video ini pun dibenarkan oleh putranya, Abdul Rochim Ba'asyir. Ia mengatakan, itu sebetulnya video lama, namun baru tersebar dan ramai sekarang.
Ia mengingat video itu diambil saat Bulan Puasa Ramadan lalu. Ia pun menegaskan, Ustaz Ba'asyir tidak menolak konsep apapun selagi tidak bertentangan dengan Islam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar