PURWOKERTO.SUARA.COM- sebanyak 13 partai politik telah resmi mendaftar menjadi calon peserta pemilihan umum tahun 2024 terhitung dari 1 Agustus hingga 6 Agustus 2022.
Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota KPU RI Idham Holik bahwa hari ini sudah ada 13 Parpol yang masuk ke tahapan pendaftaran.
“Sampai saat ini sudah ada 13 partai politik yang mendaftar, dan sudah ada 12 partai politik yang berencana mendaftar, sisanya tinggal 16 partai politik pemegang akun Sipol belum mengkonfirmasi rencana pendaftaran,” kata Idham di Jakarta, Sabtu (6/8).
Dia mengatakan di hari keenam tahapan pendaftaran terdapat satu parpol yang datang ke KPU untuk menyerahkan dokumen persyaratan pendaftarannya pada pukul 14.00
Partai politik yang mendaftar itu adalah Partai Demokrasi Rakyat Indonesia.
Mengutip dari Antara, kata Idham, PDRI memang sudah mendaftar namun dokumen yang diberikan belum memenuhi persyaratan.
“Berdasarkan hasil pengecekan dokumen, dokumennya belum lengkap dan kami berikan kesempatan PDRI untuk melengkapi dokumen tersebut,” jelasnya.
Dia mengatakan, partai politik harus melengkapi dokumen terlebih dahulu baru bisa didaftarkan.
Berapa partai politik yang telah mendaftar adalah PDIP, PKP, PKS, Partai Reformasi, PRIMA, Perindo, Nasdem, PBB dan Pandai di hari pertama.
Baca Juga: Setelah Borobudur Gak Jadi, Pemerintah Kini Naikkan Harga Tiket Pulau Komodo Jadi Rp 3,75 Juta
Lalu di hari kedua pendaftaran, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menjadi satu-satunya parpol yang mendaftar di KPU. (Citra Safitrah)
Selanjutnya di hari ketiga ada Partai Garuda, kemudian secara berurutan Partai Demokrat di hari kelima dan hari Sabtu (6/8) PDRI melakukan pendaftaran.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional