/
Selasa, 09 Agustus 2022 | 14:49 WIB
Presiden Jokowi

PURWOKERTO.SUARA.COM- Presiden Republik  Indonesia, Joko Widodo kembali menegaskan kepada Polri untuk pengusutan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J harus sampai tuntas. Sehingga citra dan kepercayaan  yang melekat pada Polri tidak rusak di hadapan khalayak publik.

Mengutip dari Antara, Presiden Jokowi mengatakan agar tetap menjaga citra Polri, Selasa (9/8).

“Ungkap kebenaran apa adanya sehingga jangan sampai menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Itu yang paling penting, cita Polri apa pun tetap harus kita jaga,” kata Jokowi di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Dirinya juga mengungkapkan agar tidak perlu ragu dalam mengungkap kebenaran apa adanya.

“Sejak awal ‘kan saya sampaikan, sejak awal saya sampaikan usut tuntan. Jangan ragu-ragu. Jangan ada yang ditutup-tutupi, ungkap kebenaran apa adanya,” tegas Presiden.

Saat ini,  Penyidik dari tim khusus Polri telah menetapkan tersangka baru dalam kasus kematian yang menewaskan Brigadir J, yang awalnya hanya Bharada E sekarang ajudan dari istri Ferdy Sambo, Brigadir Ricky Rizal (RR) ditetapkan sebagai tersangka.

Selain itu, Tim khusus Polri telah memeriksa 25 anggota Polri yang diduga melanggar prosedur tidak profesional dalam menangani olah kejadian tempat kejadian perkara (TKP) di rumah dinas mantan Irjen Pol.Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Diketahui dari 25 orang tersebut, empat diantaranya ditempatkan di tempat khusus selama 30 hari di Mako Brimob Kelapa Dua Depok termasuk Irjen Pol. Ferdy Smabo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tak hanya itu, hingga saat ini Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo telah mencopot tiga perwira dari jabatan yang dipegang, yakni Irjen Pol. Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam), Brigjen  Pol. Hendra Kurniawan dari jabatan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Polri menjadi pati Yanma Polri, dan yang terakhir Brigjen Pol. Benny Ali yang dicopot dari jabatannya sebagai Karo Provost Div Propam Polri menjadi pati Yanma Polri. (Citra Safitrah)

Baca Juga: Aneh, Pria di Banyumas Jual Istri lalu Mengintipnya saat Bersetubuh dengan Pria Hidung Belang

Load More