PURWOKERTO.SUARA.COM Memiliki kulit yang halus dan bebas dari jerawan pasti impian kebanyakan orang. Namun, sering kali jerawat selalu muncul dan sulit dikendalikan serta diobati selama bertahun-tahun. Biasanya, jerawat yang sulit dihilangkan adalah jerawat hormonal onset dewasa.
Secara umum, jerawat hormonal dapat terjadi pada wanita yang berusia 20 hingga 30-an. Jerawat hormonal cenderung muncul di sepanjang sepertiga bagian wajah.
Jerawat hormonal merupakan jerawat yang berasal dari perubahan hormonal di masa dewasa, mengakibatkan segala macam noda seperti komedo, whiteheads hingga kista yang menyakitkan.
Orang yang mengalami jerawat hormonal pada dasarnya tidak melihat dari aspek usia dan jenis kelamin. Semua orang bisa terkena jerawat hormonal.
Biasanya, istilah jerawat hormonal sendiri mengacu pada peradangan jerawat dewasa yang muncul atau bahkan memburuk pada wanita dewasa yang berusia sekitar 20 tahun dan 50 tahun. Jerawat dewasa jauh lebih umum daripada yang diperkirakan.
Terdapat dua tanda yang memungkinkan seseorang terkena jerawat hormonal, yaitu jerawat yang memburuk di sekitar siklus menstruasi dan cenderung muncul di rahang, dagu, dan pipi bagian bawah. Namun, tidak semua jerawat hormonal terlihat sama.
Kedua yaitu jerawat hormonal yang sering muncul sebagai jerawat kistik merah yang lebih dalam di bagian bawah wajah di sepanjang garis rahang. Hal tersebut bisa ditandai dengan komedo putih dan komedo hitam.
Lalu, apa sebenarnya penyebab dari jerawat hormonal itu?
Jerawat hormonal adalah jerawat yang terjadi pada saat kadar hormon seseorang berfluktuasi. Fluktuasi estrogen, progesteron, dan testosteron kebanyakan selama siklus menstruasi, kehamilan, hingga menopause, akan menyebabkan jerawat bermunculan.
Perubahan hormonal itu menyebabkan tubuh memproduksi sebum secara berlebih hingga menyumbat pori-pori dan kemudian menyebabkan peradangan, perubahan aktivitas sel kulit dan kolonisasi bakteri di folikel rambut.
Fluktuasi hormonal yang menyebabkan jerawat hormonal dapat dipicu oleh:
1. Perubahan hormonal: menstruasi, kehamilan, menopause, PCOS.
2. Gaya hidup: stres, kecemasan, diet, kurang tidur.
3. Obat-obatan: menghentikan pengendalian kelahiran, suplemen tertentu, terapi testosteron, steroid.
Siklus breakout biasanya hanya akan berlangsung dua hingga tiga minggu. Namun, seseorang bisa saja menghadapi jerawat hormonal selama bertahun tahun terutama selama usia 20-an dan 30-an dan kemudian memasuki masa menopause. (iruma cezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
13 Shade Maybelline Superstay Matte Ink untuk Bibir Gelap, Awet 16 Jam dan Anti Luntur!
-
Drama Wheelie di Prancis! Kiara Ramadhipa Ngamuk Salip 7 Pembalap, Amankan 5 Besar Moto3
-
Rindekraf 2026-2045 Ditetapkan Sebagai Peta Jalan Nasional Sektor Ekonomi Kreatif
-
Ini Kecanggihan Jet Tempur F-35 yang Mau Dibeli Turki dari AS, Bikin Israel Gemetar
-
3 Serum Viva untuk Mencerahkan Wajah dengan Review Positif, Cuma Rp20 Ribuan Auto Glowing
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Ulasan Novel Suicide Knot, Misteri Kode Rahasia di Balik Live Kematian Anne
-
Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall Akibat Masalah Suspensi Udara Begini Nasib Unit di Indonesia
-
Usai Jadi Sorotan Nasional, SDN Tanggirejo Akhirnya Direvitalisasi