/
Minggu, 14 Agustus 2022 | 07:35 WIB
Seali Syah bersama suaminya

PURWOKERTO.SUARA.COM, Istri Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Seali Syah tidak terima suaminya, Brigjen Hendra Kurniawan karirnya hancur gara-gara skenario palsu Irjen Pol Ferdy Sambo

Ia pun meminta Irjen Ferdy Sambo agar bersikap gentle terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Seali Syah melalui unggahan Instagram Story-nya, mengungkapkan Brigjen Hendra Kurniawan adalah korban dari skenario hoax Irjen Pol Ferdy Sambo.

Imbas dari pengungkapan kasus itu, Hendra Kurniawan telah dinonaktifkan sebagai Karo Paminal Divpropam Polri sebab pelanggaran kode etik.

Seali Syah pun mencurahkan uneg-unegnya yang cukup keras tentang kasus pembunuhan Brigadir J. Ia menyayangkan Ferdy Sambo tak gentle untuk mengakui kejujuran.

Sehingga urusannya ikut menyeret nama nama yang diduga sebagai pelanggar kode etik.

"Ketika ada urusan 'rumah tangga' kemudian ada korban jiwa..dibuatlah SKENARIO peran yang hanya orang2 dalam rumah itu yang tahu," ungkapnya.

Menurut Seali Syah, semua pihak, bahkan seluruh rakyat Indonesia ikut kena prank skenario dari Ferdy Sambo dan para pelaku yang ada di rumah TKP.

"Ketika penyidik datang, para aktor yang ada di rumah tersebut menjalankan SKENARIO dengan sangat lancar, bukan hanya institusi tapi seluruh rakyat Indonesia kena 'PRANK'." tulisnya.

Baca Juga: Lowongan 6179 Pendamping Proses Produk Halal, Cek Syarat dan Kuota Tiap Daerah

Berawal dari skenario bohong itu, terseret banyak nama dalam kasus pelanggaran kode etik, termasuk suaminya. 

Padahal, ia menyebut Brigjen Pol Hendra Kurniawan telah membangun karir yang lama dengan banyak prestasi di Divpropam.

"para terduga pelanggar etik adalah orang2 yg bbrp di antaranya sudah lama mengabdi di satuan propam dengan deretan prestasi " jelasnya.

Seali Syah bahkan berharap curhatan hatinya yang dia unggah pada Instagram Story miliknya dibaca oleh pihak Ferdy Sambo. 

"Semoga ini dibaca pihak Pak FS. Setidaknya, GENTLE laahh..bukan malahan menjebloskan banyak nama orang2 yang telah mengabdi lama di propam" katanya.

Load More