/
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 15:19 WIB
pemilik akun tama halu 008

PURWOKERTO.SUARA.COM, Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet kontroversial. Lirik lagu itu dianggap melecehkan ulama besar dan raja jawa dari Kesultanan Pajang, Joko Tingkir yang bernama asli Sultan Hadiwijaya

Beruntung lagu itu batal dinyanyikan oleh Farel Prayoga, penyanyi cilik saat tampil di istana merdeka meskipun Presiden Jokowi yang meminta anak itu menyanyikannya. 

Sejumlah ulama atau kyai mengecam lagu itu, di antaranya KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq. 

Belakangan, setelah dihujat, muncul video pria yang mengklaim telah menciptakan lirik lagu itu. Dalam chanel Tama Halu 008, pria itu memberikan klarifikasi terkait lirik lagu yang kontroversial itu. 

Berikut pernyataan pemilik akun channel tersebut yang mengaku telah menciptakan lirik Joko Tingkir Ngombe Dawet

Lewat video kali ini, izinkan saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Lamongan dan pihak-pihak yang  tersinggung atau kurang berkenan karena saya telah membuat lirik menggunakan nama Joko Tingkir.

Mohon maaf sebesar-besarnya karena kekurang-tidaktahuan saya, ketidakpahaman saya,  di balik nama Joko Tingkir sosok ulama besar dan dihormati di Jawa.

Saya mohon maaf, tidak ada niatan saya melecehkan nama beliau. Saya akui karena saya tidak tahu,  kurang pahamdi balik sosok nama besar beliau. Dan di channel saya,  saya sudah mengubah liriknya tidak menggunakan Joko Tingkir lagi. Tolong dimaafkan karena ketidaktahuan saya tentang Joko Tingkir. 

Saya mohon maaf sebesar-besarnya jika permohonan maaf saya kurang berkenan,  kurang baik cara mengucapkannya,  kurang sopan maaf sebesar-besarnya. Pada dasarnya tidak ada niatan melecehkan nama besar beliau. Semoga permohonan maaf saya bisa diterima.

Baca Juga: Alasan Polri Tetapkan Putri Candrawathi Sebagai Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir J

Lagu Joko Tingkir Kontroversial

Sebagaiaman diketahui, Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet kontroversial karena dianggap melecehkan raja jawa Sultan Hadiwijaya atau dikenal dengan Joko Tingkir. Joko Tingkir adalah pemuka agama dan raja Kesultanan Pajang yang menurunkan raja-raja Jawa dan ulama besar nusantara. 

KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq dalah salah satu tokoh yang mengecam lagu itu. Ia menyebut pengarang lagu itu tidak paham sejarah sehingga sembarangan mencatut nama Joko Tingkir untuk diparodikan hingga kepentingan komersil. 

“Iku mbahne Gusdur, ngawur wae,”katanya

Load More