PURWOKERTO.SUARA.COM, Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet kontroversial. Lirik lagu itu dianggap melecehkan ulama besar dan raja jawa dari Kesultanan Pajang, Joko Tingkir yang bernama asli Sultan Hadiwijaya.
Beruntung lagu itu batal dinyanyikan oleh Farel Prayoga, penyanyi cilik saat tampil di istana merdeka meskipun Presiden Jokowi yang meminta anak itu menyanyikannya.
Sejumlah ulama atau kyai mengecam lagu itu, di antaranya KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq.
Belakangan, setelah dihujat, muncul video pria yang mengklaim telah menciptakan lirik lagu itu. Dalam chanel Tama Halu 008, pria itu memberikan klarifikasi terkait lirik lagu yang kontroversial itu.
Berikut pernyataan pemilik akun channel tersebut yang mengaku telah menciptakan lirik Joko Tingkir Ngombe Dawet.
Lewat video kali ini, izinkan saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Lamongan dan pihak-pihak yang tersinggung atau kurang berkenan karena saya telah membuat lirik menggunakan nama Joko Tingkir.
Mohon maaf sebesar-besarnya karena kekurang-tidaktahuan saya, ketidakpahaman saya, di balik nama Joko Tingkir sosok ulama besar dan dihormati di Jawa.
Saya mohon maaf, tidak ada niatan saya melecehkan nama beliau. Saya akui karena saya tidak tahu, kurang pahamdi balik sosok nama besar beliau. Dan di channel saya, saya sudah mengubah liriknya tidak menggunakan Joko Tingkir lagi. Tolong dimaafkan karena ketidaktahuan saya tentang Joko Tingkir.
Saya mohon maaf sebesar-besarnya jika permohonan maaf saya kurang berkenan, kurang baik cara mengucapkannya, kurang sopan maaf sebesar-besarnya. Pada dasarnya tidak ada niatan melecehkan nama besar beliau. Semoga permohonan maaf saya bisa diterima.
Baca Juga: Alasan Polri Tetapkan Putri Candrawathi Sebagai Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir J
Lagu Joko Tingkir Kontroversial
Sebagaiaman diketahui, Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet kontroversial karena dianggap melecehkan raja jawa Sultan Hadiwijaya atau dikenal dengan Joko Tingkir. Joko Tingkir adalah pemuka agama dan raja Kesultanan Pajang yang menurunkan raja-raja Jawa dan ulama besar nusantara.
KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq dalah salah satu tokoh yang mengecam lagu itu. Ia menyebut pengarang lagu itu tidak paham sejarah sehingga sembarangan mencatut nama Joko Tingkir untuk diparodikan hingga kepentingan komersil.
“Iku mbahne Gusdur, ngawur wae,”katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026