PURWOKERTO.SUARA.COM- Setelah dilakukannya operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Rektor Karomani (KRM), Sabtu (20/8) dini hari, terkait suap penerimaan mahasiswa baru tahun 2022, pihak Unila menegaskan akan memberikan bantuan hukum.
Mengutip dari Antara, Wakil Rektor 4 Prof Suharso mengatakan saat ditanyai keterangannnya di Unila, Bandar Lampung, Minggu (21/8) jika Unila akan membantu Rektor KRM itu.
“Ya, Unila akan memberikan bantuan hukum terhadap yang bersangkutan,” jelasnya.
Menurut Suharso, bantuan ini diberikan kepada Rektor KRM karena masih keluarga besar Unila. Oleh sebab itu, pihaknya akan memberikan perhatian bantuan hukum kepada anggota keluarga yang tengah bermasalah atau terkena musibah.
“Tentang aturan dan sebagaimana akan dipelajari lagi, terkait bantuan hukum yang akan diberikan kepada Karomani,” katanya.
Tapi, Suharso menambahkan bahwa Unila akan tetap menghormati seluruh proses hukum yang berjalan sesuai dengan OTT oleh KPK terhadap Rektor Karomani dan jajaran petinggi kampus lainnya pada Sabtu (20/8) lalu.
Tak hanya itu, pihak Unila juga sangat siap jika dimintai informasi yang mungkin diperlukan terkait kasus suap penerimaan mahasiswa baru tahun 2022.
Diketahui bahwa KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam dugaan kasus suap oleh penyelenggara negara atau yang mewakilanya pada penerimaan calon mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila) tahun ini.
Empat orang tersangka yang telah ditetapkan oleh KPK adalah tiga orang dari pihak Unila yang menerima suap yaitu Karomani (KRM) selaku rektor, Wakil Rektor I Bidang Akademik Heryandi (HY), Ketua Senat Unila Muhammad Basri (MB) dan satu orang lainnya dari pihak swasta yang memberikan suap yaitu Andi Desfiandi atau AD.
Baca Juga: Kronologi Penangkapan Pelaku Tawuran Remaja yang tewaskan Satu Orang, Oleh Polsek Cipayung
Melalui rekontruksi perkara, diketahui jika KRM merupakan rektor dari Unila ynag menjabat dari 2022 hingga 2024 dan memiliki wewenang terkait mekanisme Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila) tahun akademik 2022.
Pada periode Simanila berjalan, KPK menduga bahwa KRM berperan aktif serta terlibat langsung dalam proses kelulusan calon mahasiswa jalur Simanila.
KRM diketahui memerintahkan HY dan kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat Unila Budi Sutomo bersama dengan MB untuk menyeleksi secara personal terkait kesanggupan orang tua calon mahasiswa.
Menurut keterangan, jika calon mahasiswa dinyatakan lulus maka orang tuanya dapat dibantu untuk menyerahkan sejumlah uang selain uang resmi yang harus dibayar sesuai dengan mekanisme dari Universitas Lampung. (citra)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Sekjen PDIP: Hadapi Krisis, Pemerintah Harus Berani Pangkas Pengeluaran Tak Perlu
-
Tolak Usul JK Naikkan BBM, Gibran: Perintah Presiden Jelas, Harga Harus Tetap Terjangkau!
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
-
Privilege yang Tak Terlihat: Mengapa Kita Sering Menghakimi Tanpa Memahami?
-
Lampu Kristal di Rumah Triplek: Analisis Mahasiswa IT soal Digitalisasi Pemerintah yang Rapuh
-
HP Murah Infinix Hot 70 Muncul di Google Play Console, Usung Memori Lega
-
5 Shio Paling Hoki pada 10 April 2026, Bakal Mandi Cuan dan Kebahagiaan
-
Panas! Donald Trump Minta 'Jatah Preman' di Selat Hormuz, Inggris Marah Besar
-
6 Parfum Wanita Aroma Bunga dari Brand Lokal, Bikin Aura Elegan dan Berkelas
-
Siasat Pedagang Sari Kedelai Surabaya: Cara Bertahan di Tengah Badai Kenaikan Harga Plastik