/
Rabu, 07 September 2022 | 00:30 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Kebumen rapat terbatas bersama kepala dinas terkait di Ruang Rapat Arungbinang, Kompleks Pendopo Kabumian, Selasa 6 September 2022. Kebumen akan bagikan bansos BBM pekan ini. (Pemkab Kebumen)

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat sebagai kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada minggu ini. 

Bansos BBM akan diberikan melalui kantor pos. Bansos BBM senilai Rp 150 ribu kali empat bulan, mulai dari September sampai Desember 2022. Distribusi BLT BBM diberikan per dua bulan sekali.

Untuk bulan September-Oktober dibagikan pada September sebesar Rp300 ribu. Bulan November-Desember dibagikan pada Bulan November sebesar Rp300 ribu. Dengan demikian per bulannya dihitung sebesar Rp150 ribu.

"Ini adalah bantuan dari pemerintah pusat selama empat bulan, yang dibagikan per dua bulan sekali dari September sampai Desember tahun ini, per bulannya dihitung Rp150 ribu. Jadi total bantuan BLT BBM dari pusat sebesar Rp600 ribu," ujar Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat menggelar rapat terbatas bersama kepala dinas terkait di Ruang Rapat Arungbinang, Kompleks Pendopo Kabumian, Selasa 6 September 2022.


Tidak hanya itu, pemerintah pusat juga akan membagikan bantuan sembako dalam bentuk uang, dan Bantuan Lansung Tunai Dana Desa (BLTDD) yang dibagikan untuk masyarakat dalam waktu dekat.

"Untuk jumlah penerimanya kita sesuaikan dengan data pusat, yang jelas ada ratusan ribu," kata Arif.

Bantuan bukan hanya dari pemerintah pusat, tapi juga dari pemerintah daerah. Pemerintah kabupaten akan memberikan bantuan yang dipotong dari dana infranstruktur untuk pembuatan jalan, dan irigasi. 

"Kita potong untuk penguatan ekonomi masyarakat," ucapnya.

Anggaran dari pemerintah daerah yang disiapkan sebesar Rp 6 miliar lebih. Bupati menyebut jumlah itu di antaranya akan dimanfaatkan untuk transportasi, proyek padat karya, pembukaan lapangan kerja dan operasi pasar. Bantuan dari daerah akan dipusatkan di wilayah kantong kemiskinan ekstrem yang ada di lima kecamatan.

Baca Juga: Jadi Perdana Menteri Inggris Baru, Lizz Truss Bertekad akan Memotong Pajak dan Atasi Krisis Energi

"Kalau bantuan daerah kita fokuskan di wilayah kecamatan ekstrem yakni di Sempor, Karangsambung, Karanggayam, Sadang dan Alian, Insya Allah mulai bergerak pada Oktober, November sampai Desember. Kalau bantuan dari pemerintah pusat itu untuk semua," ucap Bupati.

Bupati menambakan, dalam waktu dekat pemerintah juga akan melakukan operasi pasar untuk mengetahui langsung stok kebutuhan pangan masyarakat dan lonjakan harganya imbas dari kenaikan BBM. Dari informasi yang dihimpun saat ini, harga sembako di pasar masih normal.

"Yang naik sekarang baru cabai dan bawang merah. Kita akan melakukan operasi pasar karena kebetulan di Kebumen  sudah mulai panen raya cabai. Jadi Insya Allah bisa terkendali," tuturnya

Load More