PURWOKERTO.SUARA.COM, Gelombang pasang di Pantai Suwuk telah mengakibatkan ratusan warung milik warga rusak parah. Bupati Kebumen Arif Sugiyanto prihatin atas musibah gelombang tinggi yang telah memporakporandakan warung-warung makanan milik warga. Terlebih Pantai Suwuk ini merupakan pantai yang dikelola oleh Pemerintah Daerah.
Berdasarkan laporan yang ia terima, ombak besar telah menerjang Pantai Suwuk dengan jangkauan 100 meter, dan tinggi sekitar 5 meter.
"Karena warung-warung ini mayoritas terbuat dari bambu, maka mudah hanyut ketika diterjang ombak besar," terang Bupati.
Pihaknya akan segera mendata dan menata kembali warung-warung. Kemudian melakukan perencanaan yang matang, mengenai tata letak bangunan agar tidak terlalu dekat dengan pantai, termasuk konstruksi bangunannya agar bisa lebih kuat. Saat ini pihaknya fokus membantu warga membersihkan barang-barang yang sudah tidak bisa dipakai.
"tadi ada tim gabungan sudah turun semua ada TNI/Polri ada BPBD lengkap. Selanjutnya kita buat perencanaan yang matang mengenai pengelolaan warung agar lebih aman, dan nyaman," terangnya.
Dariyati, salah seorang pemilik warung yang setiap hari berjualan lotek dan mendoan menceritakan pada saat kejadian ia sudah berada di Pantai Suwuk dan sedang bersiap membuka warungnya. Namun tanpa diduga, pada pukul 08.30 ombak tinggi menerjang warungnya.
Ia yang melihat ombak tinggi bersama pedagang lainnya berusaha lari ke tempat yang lebih aman. Sehingga tidak ada korban akibat bencana ini.
Pada saat kejadian, kata dia, belum semua warung buka, sebagian warung masih banyak yang tutup. Ia dan yang lainnya bersyukur selamat dari terjangan ombak besar. Meski dagangannya semua hanyut tersapu ombak, dan sebagian tidak bisa diselamatkan.
"Barang-barang semua rusak, piring gelas pecah, makanan juga ludes terbawa ombak, warung roboh, sudah nggak ada, semua hanyut," tuturnya.
Baca Juga: Ngeri! Gelombang Tinggi Sapu Puluhan Warung di Pantai Suwuk Kebumen, Wisatawan Diimbau waspada
Ia pun berharap, pemerintah bisa memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Ia juga siap jika ada penataan ulang dari pemerintah. "Harapannya kita di sini yang warungnya hancur bisa dibantu pemerintah, kalau mau ada penataan lagi kita juga siap," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Kulon Progo, Satu Penumpang Moge Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Polisi
-
Iran Tegaskan Tak Akan Bernegosiasi dengan AS
-
BEI Umumkan Ketentuan Liquidity Provider Saham, Termasuk Regulasi Free Float
-
Cahaya Harapan dari Panas Bumi, 520 Keluarga di Bogor-Sukabumi Kini Nikmati Listrik Mandiri
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Senin 2 Maret 2026
-
Polri Petakan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dalam 2 Gelombang, Ini Detailnya
-
Haedar Nashir Kenang Kedekatan dengan Try Sutrisno, Negarawan yang Tak Pernah Pensiun Mengabdi
-
BPS: 33 Provinsi Inflasi, Tekanan Terbesar dari Ayam dan Cabai
-
Prediksi Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026
-
Puasa Bikin Kulit Kusam? Ini Dua Teknologi Perawatan Wajah Terbaru yang Bikin Glowing Tanpa Downtime