PURWOKERTO.SUARA.COM - Liverpool hasur menelan pil pahit kala bertandang ke Napoli pada laga pembuka Liga Champions, Kamis 8 September 2022. Liverpool yang musim lalu tampil perkasa hingga menjadi finalis, kini dibantai klub seri A dengan skor 4-1.
Jurgen Klopp, sang manajer, kecewa berat dengan hasil ini. Liverpool tidak menampilkan permainan terbaiknya, bahkan jauh di bawah standar.
Klopp bahkan sampai mengatakan, lawan Liverpool berikutnya,yaitu Wolves, akan tertawa jika melihat permainan Liverpool saat melawan Napoli. Liverpool akan menjalani Liga Inggris melawan Wolves pada akhir pekan ini.
Liverpool tampil amburadul di babak pertama. The Reds tertitnggal 3-0 pada babak pertama dari Napoli. Piotr Zielinski mencetak gol pembuka Napoli hanya dalam waktu 5 menit setelah kick off melalui titik pinalti.
Napoli mendapat pinalti lagi namun berhasil diselamatkan. Sampai akhirnya Zambo Anguissa menggandakan skor menjadi 2-0. Giovanni Simeone menambah gol Napoli beberapa menit sebelum babak pertama usai.
Lini belakang Liverpool tampak berantakan pada laga ini. Joe Gomezpun dikorbankan pada paruh waktu. Namun keputusan itu tak membuat alur permaian membaik. Bahkan Zielenski menyarangkan si kulit bundar untuk keempat kalinya ke gawang Liverpool. 4-0 untuk Napoli.
Luis Diaz mencet satu gol penghibur. Namun gol ini tak bisa mengangkat mental para pemain untuk mengubah kedudukan. Napoli unggul 4-1. Hasil ini menjadi yang terburuk bagi Liverpool di Liga Champions.
Klopp tampak sedih sepanjang laga dan meminta maaf pada fans yang jauh-jauh datang ke Napoli untuk mendukung Liverpool. Ia mengaku perlu membenahi tim.
"Benar-benar sulit, berat sekali. Saya mungkin akan bicara tak terlalu sulit menjelaskan kalau anda melihat permainannya. Dimulai dengan dua pinalti. Napoli barmain sangat baik dan kami tidak, itu penjelasan pertama untuk kekalahan kami," kata Klopp pada BT Sport.
Baca Juga: Chelsea Pecat Thomas Tuchel, Zidane dan Pochettino Masuk Daftar Pelatih Baru The Blues
"Kedua pinalti yang kami hadapi, sedikit kurang beruntung meski satu yang masuk. Kemudian dua gol berikutnya tersaji, dan kami harus bertahan lebih baik pada awal dan akhir," ujarnya.
"Lalu skor berubah 3-0, kami punya banyak peluang tapi gagal dimanfaatkan, kami tidak kompak, baik menyerang maupun bertahan. Hingga Thiago masuk saya tak ingat ada serangan balik, penyebabnya adalah kami bermain terlalu melebar."
"Kami mencoba mengatasi masalah ini dengan sedikit drible, tapi tidak bisa bermain bersama atau tidak terhubung. Jadi ini jelas sekali, tapi kenapa ini terjadi saya tak bisa jawab sekarang. Beri saya waktu sebentar untuk memikirkannya. Berat menerima kekalahan ini, tapi saya harus menerimanya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting
-
Saga Transfer Berakhir: Fenerbahce Boyong N'Golo Kante dari Al-Ittihad
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
5 Rekomendasi Sepeda Kalcer 2026 yang Bikin Kamu Stylish di Jalan, Lengkap dengan Harganya
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
5 Lipstik Pinkish Brown Manis, Cocok untuk Semua Skin Tone