PURWOKERTO.SUARA.COM- Setelah kontroversi video prank pelaporan KDRT ke Polisi, Baim Wong dan Paula penuhi panggilan Polres Metro Jakarta Selatan.
Baim Wong mengatakan tindakan yang ia lakukan bersama dengan Paula hanya ingin mengetahui reaksi dari kepolisian saja.
“Saya mau tahu reaksi kepolisian itu seperti apa, ternyata jawaban polisinya sangat bagus, dia tidak menjadikan viral ketika Paula melapor, malah dia (Polisi) bilang lebih baik didamaikkan, takut menjadi viral,” jelas Baim, yang dikutip dari Antara.
Ia juga mengatakan bahwa tak ada niat untuk menjelekkan institusi tersebut, apalagi merendahkan kepolisian.
“Tidak ada niatan untuk menjelekkan, tidak menghargai, apalagi merendahkan institusi Kepolisian. Yang sebenarnya malah kebalikannya,” Kata Baim saat memberikan keterangan kepada awak media.
Baim mengungkapkan polisi yang bertanggung jawab saat itu memberikan jawaban yang positif.
Sehingga tujuan dari diunggahnya video konten prank itu untuk mengedukasi masyarakat yang cepat tanggap dalam mengusut laporan yang diterima.
Selanjutnya, melalui kesempatan itu pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven meminta maaf kepada seluruh masyarakat terkait unggahannya tentang KDRT.
Diketahui, keduanya telah menarik video tersebut dari akun Youtube mereka.
Baca Juga: Diperiksa Kejagung Soal Impor Garam, Susi: Tenggelamkan Importir yang Rusak Harga Garam Petani
Kini Baim Wong dan Paula dilaporkan telah melanggar pasal 220 KUHP tentang laporan palsu dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya satu tahun empat bulan. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui
-
Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?
-
6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek
-
Prabowo Jadi Tamu Utama Forum Ekonomi Rusia, Putin Siapkan Pertemuan Bilateral
-
Diakui di Kancah Internasional, Pegadaian Raih Penghargaan Best Sukuk - SME di Kuala Lumpur