PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA- Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (purn) Susno Duadji bersama pengacara keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak dicekal di acara TV swasta.
Keduanya dilarang tampil di acara bertajuk Catatan Demokrasi. Padahal, keduanya mendapat undangan resmi dari penanggung jawab program itu sebagai nara sumber utama. Kamaruddin mendadak dibatalkan untuk tampil setelah sampai di stasiun televisi.
Sementara Susno sudah dalam perjalanan dan hampir sampai di stasiun televisi yang mengundangnya.
Keduanya pun menurut untuk tidak tampil di acara televisi yang mengundang mereka. Hanya Susno menyayangkan, mengapa masih ada kejadian seperti ini di negara yang sudah menjalankan demokrasi selama 24 tahun.
“Aneh, lucu dan bikin gemes,”katanya
Ia mengatakan, demokrasi di Indonesia diperjuangkan oleh seluruh komponen bangsa disertai jatuhnya banyak korban nyawa. Pers juga dinilainya mempunyai peranan penting dalam memerjuangkan demokrasi. Bahkan pers merupakan satu di antara pilar demokrasi.
Namun ia menyayangkan, dengan kejadian ini, lembaga pers justru terkesan begitu mudah dikendalikan kepentingan luar untuk menghambat demokrasi.
Susno mengatakan, ia tidak ditolak oleh pers yang menyelenggarakan acara itu. Karena ia yakin, sebelum mengundangnya, tentunya redaksi sudah menggelar rapat sebelumnya untuk menentukan tema dan narasumber yang diundang.
Hingga ia dan Kamaruddin Simanjuntak didapuk sebagai narasumber dalam acara yang membahas sidang Ferdy Sambo itu. Bahkan, beberapa menit sebelum sampai di stasiun televisi, dalam perjalanan, ia masih dihubungi penyelenggara menanyakan keberadaannya yang sudah ditunggu.
Baca Juga: Cara Cek Status Online di TikTok, Mudah Banget!
Anehnya, lima menit sebelum sampai di stasiun televisi, ia dihubungi kembali pihak penyelenggara yang mendadak membatalkannya untuk tampil di acara Catatan Demokrasi.
Ia yakin ada “tangan ajaib” yang membuat penyelenggara berubah pikiran untuk menampilkannya.
“Ini masih ada tangan ajaib yang bermain. Padahal sudah ada UU Pers, UU Penyiaran, kok masih ada yang tunduk, yang bermain gitu,”katanya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
-
Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet
-
Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari
-
Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik