/
Kamis, 20 Oktober 2022 | 21:36 WIB
terduga pelaku penusukan anak perempuan sepulang mengaji di Cimahi

PURWOKERTO.SUARA.COM, CIMAHI- Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun di Kota Cimahi, Jawa Barat menjadi korban penusukan pria misterius sepulang dari mengaji. 

PS (12) ditemukan di sekitar Jalan Mukodar, Cibeureum, Kota Cimahi pada Rabu (19/10/2022) dengan luka tusuk di bagian punggung.

Sebelum kejadian, dalam rekaman CCTV memperlihatkan dua remaja dengan pakaian muslimah berjalan kaki menuju rumah masing-masing. Keduanya berpisah sesampai di persimpangan jalan karena arah yang mereka tuju berbeda. Di saat bersamaan melintas pengendara sepeda motor dengan kaus putih dan menghentikan laju kedaraannya. 

Ia memarkir sepeda motor di tepi jalan gang, lalu berjalan cepat menghampiri anak tersebut. 

Tidak terekam kejadian setelah itu. Namun beberapa saat kemudian, pria itu kembali berlari menuju sepeda motornya dan langsung tancap gas. 

Warga menemukan anak malang itu sudah dalam kondisi tak berdaya dan meninggal.  

"Secara fisik terlihat ada luka tusukan. Namun dipastikan ya menunggu dari hasil autopsi," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi AKP Rizka Fadila, dikutip dari suarajabar,  (20/10/2022).

Pihaknya pun belum bisa menyimpulkan motif di balik insiden penusukan tersebut. Polisi telah melakukan Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga pemeriksaan saksi-saksi.

Ia mengatakan, rekaman CCTV yang merekam detik-detik sebelum kejadian tersebut menjadi salah satu alat bukti untuk segera mengungkap kasus penusukan terhadap bocah malang itu.

Baca Juga: Digadang-gadang Jadi Peluang, Bandara JB Soedirman Purbalingga Kini Jadi Beban

"Itu menjadi titik awal. Namun apakah terduga pelaku benar atau tidak (pria misterius dalam CCTV) kami belum bisa simpulan," kata Rizka.

Paman korban,  Galih Pratama (30) menyebut  orangtua korban maupun korban selama ini  tidak memiliki masalah dengan orang lain. Karenanya, pihak keluarga masih bingung atas motif perbuatan keji tersebut. 

"Untuk saat ini belum mengetahui (pelaku), tapi kalau dilihat dari CCTV, motor pelaku terlihat sepertinya Mio, jadi yang diketahui ciri-cirinya hanya itu," kata Galih.

Pihak keluarga korban meminta aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman setimpal atas perbuatannya.

Load More