PURWOKERTO.SUARA.COM BPOM mengumumkan daftar produk obat sirup tercemar etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) melebihi ambang batas. Zat ini diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut misterius atau gangguan ginjal.
BPOM juga melarang penggunaan obat sirup bagi anak-anak dan orang dewasa di Indonesia. Adanya keputusan ini, membuat sebagian orang tua merasa kebingungan.
Dokter spesialis anak Kurniawan Satria Denta, atau sering disapa dr Denta melalui suara.com menjelaskan, ia mendapat sejumlah pertanyaan kaitan antara penyakit gagal ginjal akut pada anak dan pelarangan obat sirup.
"Beberapa hari terakhir banyak yang menghubungi saya untuk meminta konfirmasi soal hal-hal tersebut," katanya.
"Semuanya, dari media sosial, pasien, rekan-rekan media dan dari grup WhatsApp juga ada."
Apa yang harus dilakukan orang tua?
Menurut Dokter Denta jika anak sudah terlanjur diresepkan obat sirup, orang tua perlu menghubungi dokter yang bersangkutan dan menanyakan apakah obat tersebut harus berhenti dikonsumsi atau diganti.
Ia juga mengimbau orang tua untuk mengenali situasi anak yang sakit.
"Yang penting orang tua harus tahu ini sakitnya emergency yang segera membutuhkan tindakan atau tidak," katanya.
"Kalau misalkan aman-aman saja, masih sadar, masih bisa kencing dengan bagus, aktif dan suhunya tidak terlalu tinggi, bisa diberikan minum yang lebih sering, kompres hangat dan lain sebagainya sambil memonitor gejala yang timbul pada anak."
Baca Juga: Punya Kebiasaan Muntahkan Makanan? Waspadai Masalah Eating Disorder
Pelarangan obat sirup untuk sementara menurutnya dapat menjadi pengingat agar obat-obatan diberikan dengan rasional.
"Yang saya selalu sampaikan pada pasien saya itu adalah jangan asal kasih obat," katanya.
"Kalau pun dirasa membutuhkan obat, konsultasikan dulu ke dokter," ujarnya.
"Sehingga bisa dipertimbangkan untuk kasus anaknya, sebaiknya diberikan obat apa, berapa lama, atau bisa jadi enggak butuh obat sama sekali, kan?"
Saat ini Kemenkes masih menginvestigasi penyabab pasti gagal ginjal akut. (iruma cezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mobil Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau Menurut Pakar: 2 EV Under 200 Juta Kasta Setara Ioniq
-
XLSMART Sambut Putusan MK soal Kuota Hangus, Siap Hadirkan Layanan Seluler Lebih Transparan
-
Review Cashero: Menyajikan Konsep Heroik yang Unik dan Sangat Menghibur!
-
Isuzu Dukung Implementasi Zero ODOL Demi Keamanan dan Ketahanan Kendaraan
-
Anime Digimon Baru Resmi Diumumkan Jelang Anniversary ke-30, Tayang 2027
-
Dugaan Prajurit TNI Aniaya Brimob Hingga Tewas di Slipi, Mabes TNI: Pasti Diproses!
-
5 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten Terbaik untuk Daily Run, Nyaman Dipakai Sesuai Review
-
Lewat Roadshow, OBAGI Medical Bawa Edukasi Medical-Grade Skincare di Foreverskin Clinic
-
Persija Tantang Persib di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Utamakan Proses Ketimbang Gelar
-
Sunscreen Apa yang Bisa Memutihkan Wajah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik sesuai Review dan Harga