PURWOKERTO.SUARA.COM- Pada Sabtu sore, 29 Oktober 2022, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) himbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir pantai Indonesia untuk mewaspadai gelombang tinggi.
Diperkirakan gelombang tinggi akan terjadi pada pukul 07.00 WIB tanggal 30 Oktober hingga pukul 07.00 WIB 31 Oktober 2022.
BMKG menyebutkan penyebab terjadinya gelombang tinggi dikarenakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Daya-Barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan angin 5-20 knot.
Oleh karena itu, BMKG menghimbau untuk seluruh masyarakat baik yang tinggal diwilayah pesisir pantai atau pun nelayan untuk tetap waspada.
Kemudian, menurut laporan dari BMKG kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Selat Makasar dan Perairan utara Papua Barat.
Berikut daerah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi sedang yakni dengan ketinggian 1.25-2.25 meter, yaitu:
- Perairan Utara Sabang
- Perairan barat Aceh
- Perairan barat P.Simeuleu hingga Kep.Nias
- Perairan Kep.Anambas
- Perairan selatan Kep.Natuna
- Selat Lombok bagian utara
- Laut Sumbawa
- Perairan P.Sawu hingga Rote
- Laut Sawu
- Perairan selatan Flores
- Selat Ombai
- Perairan Flores bagian barat
- Selat Sumba bagian barat
- Selat Sape bagian selatan
- Selat Makassar
- Laut Sulawesi bagian barat
- Perairan Kep.Talaud
- Laut Maluku bagian utara
- Perairan utara Halmahera
- Perairan utara Papua Barat hingga Papua
Kemudian, berikut daftar wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi dengan ketinggian 2.50-4.0 meter, yaitu:
- Perairan Kep.Mentawai
- Perairan Bengkulu
- Perairan Enggano hingga barat Lampung
- Samudera Hindia barat Sumatra
- Selat Sunda bagian barat dan bagian selatan
- Perairan selatan Banten hingga Sumba
- Selat Bali- Lombok- Alas bagian selatan
- Samudra Hindia Selatan Banten hingga NTT
- Laut Natuna utara
- Perairan utara Kep.Natuna.
Baca Juga: HP Android Hilang? Ini Cara Temukan HP Android Akun Google
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter