/
Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:00 WIB
Ilustrasi Festival Halloween (freepik)

Perayaan Halloween muncul pada abad ke-7 masehi saat Gereja Katolik Roma mengubah All Saints Day atau yang dikenal dengan All Hallows  atau juga All-Hallowmas memindahkan hari perayaan yang awalnya 13 Mei menjadi 1 November.

Lalu, pada abad ke-9 pengaruh agama kristen telah memasuki wilayah bangsa Celtic yang masih mempertahankan Perayaan Samhain.

Dan tepat pada tahun ke-1000 masehi, gereja memutuskan pada tanggal 2 November dirayakan sebagai All Souls’ Day atau hari untuk memperingati orang mati.

Perayaan All Soul’s Day mirip dengan perayaan Samhain oleh bangsa Celtic yakni menyalakan perapian, parade dan memakai kostum menyerupai malaikat dan setan.

Sejak saat itulah, perayaan Samhain oleh bangsa Celtic disebut sebagai All-Hallow Eve atau Halloween. (citra safitra)

Load More