/
Senin, 31 Oktober 2022 | 19:26 WIB
Ilustrasi Twitter (unsplash)

PURWOKERTO.SUARA.COM Salah satu kebijakan baru Elon Musk sebagai bos Twitter, Ia akan meluncurkan kebijakan biaya untuk akun terverifikasi atau centang biru.

Dikutip dari suara.com para eksekutif Twitter tengah mempertimbangkan akun centang biru untuk membayar 5 Dolar AS atau Rp 77.000 per bulan.

Kedepannya biaya tersebut dipakai untuk berlangganan Twitter Blue. Jika pengguna tidak mau bayar, maka centang biru akun tersebut akan hilang. Rencana tersebut terus dikaji para petinggi Twitter selama akhir pekan kemarin.

Tanda centang biru merupakan penanda pemilik akun itu sudah terverifikasi Twitter. Untuk mendapatkan centang biru, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pengguna yakni populer, asli, dan aktif.

Centang biru Twitter biasanya terdapat pada akun pejabat pemerintah, pemilik perusahaan atau brand, organisasi media dan jurnalis, aktivis, selebritas, atlet, dan lainnya.

Kebijakan layanan berlangganan itu dapat memberi Twitter aliran dana baru di tengah isu pemutusan hubungan kerja (PHK), yang santer diberitakan beberapa hari belakangan.

Twitter Blue merupakan layanan berlangganan yang menawarkan fitur premium seperti cancel tweet, baca berita bebas iklan, edit tweet, mengatur bookmark dalam folder, menyematkan chat di DM, unggah video hingga 10 menit, dan lainnya.

Harga Twitter Blue dibanderol 5 Dolar AS atau Rp 77.000 per bulan, naik dari yang awalnya 3 Dolar AS (Rp 46.000) ketika dirilis di tahun 2021. (iruma cezza)

Baca Juga: Semakin Dekat dengan Presidensi Indonesia di G20, Polri Turunkan 3.000 Personilnya

Load More