PURWOKERTO.SUARA.COM, Publik dihebohkan dengan pemberitaan perayaan Halloween di Arab Saudi. Beberapa media juga membandingkan kebijakan pelegalan perayaan Halloween itu dengan larangan perayaan Maulid Nabi di negara tersebut.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak segerombolan orang mengenakan kostum menyeramkan yang mirip dengan karakter hantu. Pemandangan menunjukkan sejumlah pria mengenakan topeng hantu dengan tetap memakai pakaian tradisional jubah dan sorban.
Ahmad Lukman, WNI di Arab Saudi menyebut informasi tentang perayaan Halloween di Arab Saudi kurang tepat. Ia mengatakan, perayaan seperti tergambar dalam video itu adalah festival musiman di Riyadh dengan tema Pekan yang Menyeramkan.
Tema festival itu selalu berganti tiap minggunya. Tema horor hanya satu di antara tema yang diusung dalam rangkaian acara festival.
“Minggu ini tema Horor, minggu selanjutnya bisa tema anime, lalu tema kostum nasional, kostum internasional,”katanya saat diwawancarai TV one
Ia pun menegaskan, tidak ada diksi Halloween dalam tema festival yang digelar pada 27-28 Oktober lalu tersebut. Panitia menggratiskan tiket masuk festival bagi pengunjung yang mengenakan kostum sesuai tema, yaitu horor.
Karena promo tersebut, festival itu ramai dikunjungi masyarakat Saudi.
“Akhirnya berbondong-bondong 120 ribu pengunjung di hari pertama karena mengincar promo gratis,”katanya
Baca Juga: Tolak Bharada Eliezer, Putri Candrawathi Maunya Dibopong Brigadir J?
Berita Terkait
-
Sowan ke Gus Baha, Kapolri Bawa Misi Khusus tentang Situasi Terkini Indonesia
-
Kembalikan Uang Suap Seleksi Perangkat Desa Rp 480 Juta, Amin Farih dan Adib Dosen UIN Walisongo Dituntut 1,5 Tahun Penjara
-
Teka-teki Anak Bungsu Putri Candrawathi Terbongkar dari Pengakuan Eks Ajudan, Susi Ikut Cabut Kesaksian
-
Buntut Pembatalan Konser Hari ke Tiga, Lima Panitia Festival Musik di Jakarta Diperiksa Polisi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Adu Banteng di Jalur Sukabumi-Bogor: Colt Mini L300 Hantam Pajero, Bagaimana Nasib 8 Penumpang?
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Polres Agam Siapkan 7 Jalan Alternatif Mudik Lebaran 2026, Antisipasi Kemacetan Jalan Rusak
-
Kangen Teman Lama? Ini 5 Tempat Bukber 'Paling Asyik' di Lebak untuk Reuni Alumni
-
Mengawal Senyum Buruh: Kala Ribuan Karyawan Kahatex Cairkan THR di Bawah Penjagaan Ketat Polisi