PURWOKERTO.SUARA.COM Bagi pengguna Telegram, ketika ingin menerjemahkan pesan berbahasa asing tak perlu menggunakan aplikasi lain. Karena dalam aplikasi Telegram terdapat alat terjemahan bawaan.
Pengguna Telegram, dapat dengan cepat dan mudah menerjemahkan pesan dari pengguna lain dari berbagai negara melalui aplikasi tersebut. Namun, pengguna perlu mengaktifkan fitur terjemahan saat ingin menggunakannya.
Berikut cara mengaktifkan terjemahan di Telegram
Aplikasi perpesanan Telegram memiliki bagian khusus untuk memilih bahasa pilihan anda untuk antarmuka aplikasi. Fitur terjemahan baru tersedia di bagian yang sama.
1. Klik tiga garis horizontal di pojok kiri atas halaman beranda
2. Pergi ke pengaturan.
3. Buka Bahasa.
4. Aktifkan Tampilkan Tombol Terjemahan
II. Cara mengecualikan beberapa bahasa dari terjemahan di Telegram
Baca Juga: Kronologi 30 Penggemar Pingsan saat Konser NCT 127, Desak-desakan Rebutan Bola Membe
Selain menggunakan fitur terjemahan, Telegram dapat memilih penggunah bahasa yang ingin digunakan atau mengecualikan bahasa tertentu sesuai keinginan pengguna.
1. Setelah mengaktifkan terjemahan di Telegram menggunakan langkah-langkah di atas, opsi baru muncul di bawahnya yang disebut Jangan Terjemahkan. Ketuk itu.
2. Di layar berikutnya, gunakan kotak centang untuk menandai bahasa yang terjemahannya tidak anda perlukan.
3. Dan itu saja.
II. Cara menggunakan terjemahan di Telegram
Setelah mengaktifkan fitur terjemahan, pengguna hanya perlu beberapa ketukan untuk mengonversi pesan anda secara real time. Berikut cara menggunakan terjemahan di Telegram
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta