PURWOKERTO.SUARA.COM Bagi pengguna Telegram, pengguna dapat memilih berbagai fitur yang tersedia untuk meningkatkan keamanan yang dinginkan.
Berikut merupakan beberapa fitur yang dapat pengguna aktifkan dan sesuaikan dengan keinginan:
Lock Chats: pengguna dapat mengunci obrolan dengan mengatur kode sandi. Untuk melakukan hal ini dengan cara klik Settings – Privacy and Security – Passcode & Face ID – dan Turn Pascode On. Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini kapan saja.
Self-Destruct Chats: Fitur ini berfungsi untuk menghancurkan pesan secara otomatis dalam jangka waktu tertentu.
Auto-Delete Mode: Fitur untuk mengatur pesan dalam mode Auto-Delete sehingga riwayat obrolan dapat dihapus secara berkala dan teratur.
Sembunyikan Nomor Teleponmu: Secara default, pengguna laon yang tidak memiliki nomor kontak pada ponselnya tidak dapat melihat telepon di Telegram. Akan tetapi, pengguna dapat menyeting pengaturannya sehingga tidak ada orang yang dapat melihatnya.
Batasi Undangan untuk Masuk Grup: Melalui fitur ini, pengguna dapat mengatur siapa saja yang dapat mengundang kamu ke grup. Dengan cara ini, dapat terhindar dari undangan ke grup yang tidak diketahui.
Aktifkan Protected Content di Grup dan Channel: pemilik Grup dan Channel dapat menyimpan konten mereka hanya untuk para anggota. Fitur ini dapat membatasi pengguna untuk meneruskan pesan dari obrolan, mencegah tangkapan layar, dan membatasi kemampuan anggota Grup untuk download media dari pesan di Grup.
Demikian beberapa fitur untuk meningkatkan keamanan Telegram. (iruma cezza)
Baca Juga: Budi Karya Dorong Penerbangan Komersial di Bandara Ngloram Blora Dibuka Kembali
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Beredar Surat 'Bebas' Kasat Narkoba Toraja Utara, Propam Polda Sulsel Buka Suara
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun
-
Viral Video Bocah di Pekanbaru Diduga Dipukuli Oknum Polisi
-
Pemuda Ditemukan Meninggal di Register 30 Ulubelu, Evakuasi Terkendala Medan Ekstrem
-
Pesta yang Batal dan Kambing Hitam
-
Perempuan di Makassar Bakar Diri atau Dibakar? Ini Jawaban Kapolsek Manggala
-
Film Wildcat: Trope Klasik dalam Kemasan Modern yang Menegangkan!
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU