PURWOKERTO.SUARA.COM- Siapa nih yang suka telat bangun? Bisa jadi kamu mengalami gangguan telat tidur-telat bangun atu yang lebih dikenal dengan delayed sleep-wake phase disorder.
Gangguan delayed sleep-wake phase adalah salah satu gangguan tidur yang membuat penderitanya memiliki waktu tidur yang tertunda, selama dua jam atau lebih dari waktu yang dianggap “normal”.
Nah bila kamu mengalami kondisi ini maka kamu akan mengalami kesulitan saat bangun diwaktu yang diinginkan. Tapi tenang saja, kondisi ini sering terjadi pada remaja, walaupun terkadang bisa bertahan hingga usia dewasa.
Contohnya, rata-rata jam tidur normal orang di Indonesia adalah pukul 10.00 dan kamu baru bisa tidur setelah jam 12.00 malam.
Gangguan delayed sleep-wake phase sebenarnya tidak akan menjadi masalah besar. Yang membuat masalah adalah saat kalian memiliki keharusan atau kewajiban untuk bangun pagi untuk memulai aktivitas. Hingga pada akhirnya kamu akan akan merasa mudah ngantuk, mudah lelah dan tidak bertenaga, sulit untuk fokus atau konsentrasi, menjadi pelupa, dan memiliki suasana hati yang mudah berubah.
Biasanya mereka yang mengalami hal ini akan dengan mudah menyalahgunakan minuman beralkohol atau obat-obatan dengan tujuan membuat mereka tertidur atau tetap terjaga.
Lalu, apa penyebabnya?
Penyebab dari delayed sleep-wake phase disorder belum bisa diketahui secara pasti. Namun, ada beberap hal yang dapat memicu terjadinya gangguan ini, yaitu:
1.Memiliki keluarga dekat yang mengalami delayed sleep-wake phase disorder
2.Memiliki riwayat gangguan mental seperti depresi, ADHD atau gangguan obsesif komulsif
3.Menderita penyakit sistem saraf seperti demensia atau penyakit Parkinson
4.Mengalami insomnia kronis
5.Memiliki pola tidur yang tidak beraturan.
Bagaimana cara untuk mengatasinya?
Beberapa cara untuk mengatasi delayed sleep-wake phase disorder adalah mengubah pola tidur yang lebih baik dengan tidur tepat waktu, menghindari minum-minuman yang mengandung kafein pada sore atau malam hari dan menghindari olahraga berat atau bekerja saat mendekati waktu tidur. (citra safitra)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
4 Rekomendasi Body Butter Lokal yang Efektif Melembapkan, Lengkap dengan Review Pembeli
-
Fasilitas Mewah Harga Kaki Lima! KA Rajabasa Kini Pakai Kursi Premium, Tarif Tetap Rp32 Ribu
-
Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga
-
Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini
-
7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Review Film The Death of Robin Hood: Mahakarya A24 yang Sunyi dan Memilukan
-
Kacamata yang Bagus Merk Apa? Ini 9 Pilihan Branded yang Bikin Penampilanmu Naik Kelas
-
Prancis vs Paraguay: Les Bleus Tak Hanya Lawan Albirroja, tapi Juga Suhu 38 Derajat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan