PURWOKERTO.SUARA.COM-Indonesia berhasil mengembangkan vaksin Covid-19 yang telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Vaksin bernama Indovac adalah vaksin untuk Covid-19 yang dikembangkan oleh PT Bio Farma yang berlokasi di Bandung. Perusahaan ini bekerja sama dengan Baylor College of Medicine USA untuk membuat vaksin tersebut.
Vaksin Indovac adalah vaksin Covid-19 platform protein subunit rekombinan. Antigen yang digunakan ialah protein rekombinan receptor binding domain (RBD) yang merupakan bagian dari virus SARCoV-2 dan dihasilkan pada sel inang ragi (yeast) Pichia Pastoris.
Pada tahun 2022, Pemerintah menargetkan kapasitas produksi vaksin Indovac 20 juta dosis. Sedangkan di tahun 2023 akan ada 40 juta dosis.
Sementara itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin edar atau Emergency Used Authorization (EUA) kepada Vaksin ini pada 24 September 2022. Dan telah menerima sertifikasi halal dari MUI setelah disuntikan untuk pertama kalinya pada 13 Oktober lalu.
Untuk Penggunaannya, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan tata laksana penggunaan vaksin Indovac yang dapat disimak sebagai berikut:
1.Vaksin Indovac dapat diberikan kepada pengguna yang berusia lebih dari 18 tahun.
2.Kemasan satu vial dengan @ 10 dosis (5 ml)
3.Sebagai dosis primer diberikan secara intramuskular (pada otot) sebanyak dua dosis, masing-masing 0,5 mL dengan interval 18 hari.
4.Sebagai dosis lanjutan (booster) untuk vaksin primer Sinovac diberikan satu dosis dengan dosis penuh (full dose) 0,5 ml.
5.Sebelum dilakukan penyuntikan, calon pengguna harus melakukan screening kesehatan sesuai dengan format screening yang sesuai.
6.Penyimpanan vaksin pada suhu 2-8 C, kering dan vaksin tidak boleh dibekukan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bye Kulit Kering! 5 Face Mist yang Bikin Segar saat Puasa
-
Danantara Punya Standar Baru Penilaian BUMN, Tak Hanya dari Profit
-
Bareskrim Polri Minta Bank Perketat Aturan Buka Rekening demi Putus Aliran Dana Judi Online
-
Tak Paham Birokrasi Gegara Berlatar Penyanyi, Begini Gaya Mewah Fadia Arafiq Sebelum Kena OTT
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini, 5 Maret 2026: Catat Waktunya agar Tidak Terlewat
-
Buka Bersama Pemimpin Redaksi Media, BRI Dukung Jurnalisme Berkualitas
-
Tak Hanya Outsourcing, Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq juga Kuasai Proyek Makan-Minum di 3 RSUD
-
Umrah saat Perang Iran vs AS - Israel, Kimberly Ryder Punya Trik Terbang Aman ke Tanah Suci
-
Silaturahmi Ramadan BRI Dorong Jurnalisme Berkualitas, Donasi Rp250 Juta
-
PSM Makassar Terancam Degradasi, Tomas Trucha Bakal Diganti?