PURWOKERTO.SUARA.COM, Qatar punya aturan ketat soal makanan. Jangan berharap bisa makan daging babi dan minum alkohol di negara ini. Selain alkohol, daging babi haram dimakan umat Islam hingga mendasari kebijakan pemerintah untuk mengatur hal itu.
Timnas Korea Selatan yang ikut berlaga di Piala Dunia Qatar harus berpikir keras untuk memenuhi gizi para pemainnya selama Piala Dunia 2022. Terlebih di negara itu daging babi sudah jadi makanan utama warga, termasuk pemain timnas.
Dikutip dari Korea Herald, Timnas Korea Selatan punya siasat agar kebutuhan gizi para pemain tercukupi, yakni dengan cara memboyong 2 chef pribadi, Kim Hyung-chae dan Shin Dong-il.
Kedua chef ini menyiasati kebutuhan daging babi para pemainnya untuk menu diet atlet timnas Korea Selatan. Ini karena Qatar mengharamkan daging babi di negaranya.
"Kami sudah melihat menu yang disediakan panitia Piala Dunia 2022 di Qatar dan mencoba menemukan hidangan khusus yang bisa dinikmati para pemain. Tapi agak sulit mencari sayuran dan daging segar di luar negeri, terutama selama pandemi Covd-19," kata Chef Kim Hyung-chae.
Dua chef ini bertugas menyusun menu makanan bergizi atlet tanpa menggunakan daging babi.
Di pekan pertama misalnya, para pemain akan disajikan makanan tradisonal Korea yang terbuat dari daging ayam, sapi, dan bebek.
Daging ayam akan disajikan untuk menu makan siang, sementara daging sapi dan bebek untuk makan malam.
Ada pula hidangan makanan laut seperti udang, kepiting, ikan, dan cumi-cumi sebagai pengganti kebutuhan protein dari babi.
"Para pemain sangat menjaga tubuh mereka, oleh karena itu mereka harus menjaga pola makan yang sehat dan kami hanya membantu mereka mengatur pola makan," kata Kim Hyun-chae.
Sumber : suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia
-
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik