PURWOKERTO.SUARA.COM - Belgia secara mengejutkan takluk dari Maroko pada laga grup F Piala Dunia 2022 di Qatar, Minggu, 27 November 2022. Gelandang Belgia, Kevin de Bruyne berpendapat kekalahan Belgia karena skuat terlalu tua.
Kevin De Bruyne menegaskan bahwa Belgia "terlalu tua" untuk memenangkan Piala Dunia FIFA. Belgia bahkan terancam tidak lolos penyisihan grup dengan performa saat ini.
Kevin De Bruyne tidak berminat untuk memberbicarakan kekalahan mengejutkan 2-0 timnya dari Maroko pada Minggu malam.
Gelandang Manhester City itu menjadi perbincangan media dan media sosial menjelang pertemuan dengan Atlas Lions. Ia mengatakan Belgia “tidak memiliki peluang” untuk memenangkan Piala Dunia FIFA Qatar 2022 karena pemain mereka "terlalu tua".
Usia rata-rata dari 26 pemain yang dibawa Roberto Martinez ke Qatar adalah 27,8 tahun, lebih baik dibandingkan dengan starting XI Maroko pada hari Minggu, yang rata-rata berusia 29,9 tahun. Namun penampilan mereka pada hari Minggu, sama seperti ketika melawan Kanada yang berakhir 1-0 untuk Belgia, tampak sedang menurun.
Belgia kini jauh dari posisi ideal di Grup F, ada di posisi ketiga klasemen. Beelgia tertinggal satu poin dari Kroasia dan Maroko. Nasib mereka akan ditentukan dalam pertandingan ketiga melawan Kroasia pada Kamis di Stadion Ahmad Bin Ali. Namun, satu orang yang percaya generasi berbakat ini belum selesai adalah bek berusia 33 tahun Toby Alderweireld.
“Pertandingan Maroko terhalang beberapa detail kecil, tetapi kami bermain lebih baik daripada yang kami lakukan melawan Kanada,” kata Alderweireld, yang juga berpendapat tentang keyakinan De Bruyne bahwa usia memengaruhi performa Belgia.
“Saya pikir apa yang ingin dikatakan Kevin adalah bahwa kami terlalu tua untuk dianggap sebagai favorit, tetapi itu tidak terlalu mengganggu saya," katanya.
"Saya berusia 33 tahun, saya merasa bugar dan saya merasa saya sudah dipersiapkan dengan baik. Kami memiliki tiga poin dan kami akan menghadapi final melawan Kroasia sekarang.”
Baca Juga: Alvaro Morata Jadi Man of The Match pada Laga Spanyol vs Jerman di Piala Dunia 2022
Rekan bek tengahnya Jan Vertonghen kurang positif dalam komentarnya kepada media sesudahlaga. Ia mengkritik penampilan mereka di lapangan.
“Kami tidak menciptakan banyak peluang. Saya pikir kami bagus secara keseluruhan, kami tidak memberikan banyak, hanya dua gol yang identik," katanya mengacu pada tendangan bebas Abdelhamid Sabiri yang membuka skor dan bola mati Hakim Ziyech sebelumnya yang juga berhasil ditangkap Thibaut Courtois di tiang dekat, namun dianulir karena offside setelah tinjauan VAR.
"Bola itu tidak boleh masuk," tegasnya. "Pertama kali kita beruntung, tapi yang kedua kali tidak lagi."
"Ada banyak hal yang terlintas di kepala saya yang sebaiknya tidak saya katakan, atau setidaknya tidak di luar ruang [ganti]," lanjutnya. "Ini sangat membuat frustrasi. Game pertama tidak bagus, dan kami lolos begitu saja. Tidak hari ini. Saya tidak berpikir kami menciptakan peluang apa pun."
Belgia memenangkan ketiga pertandingan grup pada tahun 2014 dan 2018 tetapi mereka hanya berhasil mencetak satu gol dan tujuh percobaan tepat sasaran di dua pertandingan pembukaan mereka di Qatar 2022. Ini adalah gol paling sedikit yang mereka cetak setelah dua pertandingan final Piala Dunia sejak tahun 1930.
Sementara tanggapan Maroko tentang debat usia, datang dari bek Atlas Lions Nayef Aguerd yang mengatakan kepada FIFA+: “Sejujurnya, saya melihat tim dengan banyak pengalaman dan pemain yang telah bersama sejak lama. Kami harus memberikan segalanya untuk mengalahkan mereka.”
Apakah pengalaman dan pengetahuan itu dapat menyelamatkan mereka dari babak penyisihan lebih awal adalah pertanyaan yang akan segera kita ketahui jawabannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal