PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA- Logo Hari Jadi Purbalingga yang ke 192 sudah dirilis oleh Pemerintah Kabupaten Purblingga dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika.
Rilis logo ini diharapkan dapat menjadi gaung kepada masyarakat terkait hari jadi Purbalingga yang jatuh pada 18 Desember mendatang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinkominfo Purbalinga, Jiah Palupi Trwihantarti, Rabu (30/11/2022). Sedangkan tema-nya “Bangkit dan Bergerak Bersama, Mewujudkan Purbalingga Sehat, Purbalingga Kuat, Purbalingga Hebat.”
Jiah mengatakan ada 6 konsep logo hari jadi yang diajukan ke Bupati, dan satu konsep yang terpilih. Logo 192 dengan 3 lengkungan yang terinspirasi dari keagungan Gunung Slamet dan pergunungan di sekitarnya yang dipilih oleh Bupati.
Warna hijau menandakan Purbalingga dikelilingi pegunungan, hutan dan sawah.
“ Warna hijau juga mempunyai makna kesimbangan dan kesuburan, warna biru melambangkan perdamaian dan stabilitas, warna merah menandakan keberanian.
Warna merah muda menandakan keseimbangan, orange menandakan optimisme, semangat dan kraetifitas. Serta warna ungu juga menandakan keberanian,” ujarnya.
Elemen grafis bunga melati menurut Jiah mempunyai makna kesucian, tulus, anggun dan kesederhanaan. Sedangkan font yang digunakan merupakan bebas neue berarti energic dan bebas serta huruf kapital menandakan ketegasan. “Font bebas neue bisa didownload secara gratis di google font,” tambahnya.
Logo hari jadi bisa dimplementasikan di berbagai tempat, lanjut Jiah di baliho, layur, spanduk, payung, mug, goodie bag, pin, kaos dan lain sebagainya.
Baca Juga: Viral, Apa itu Tenda Sakinah yang didirikan Di Pengungsian Cianjur
"Semoga logo hari jadi ini menjadi semangat kita bersama untuk terus membangun Purbalingga, ditengah pandemi covid yang belum usai, guna mewujudkan Purbalingga yang sehat, kuat dan hebat,”katanya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon