PURWOKERTO.SUARA.COM - Lionel Messi terlibat konfrontasi dengan Louis van Gaal setelah Argentina mengalahkan Belanda di perempat final Piala Dunia. Perang urat syaraf ternyata dimulai sebelum laga dimulai.
Padalaga ini, Belanda bangkit dari ketertinggalan 2-0 dan menyamakan kedudukan. Tetapi akhirnya Belanda kalah dariArgentina melalui drama adu penalti.
Kedua belah pihak bentrok berkali-kali. Begitu panasnya laga ini dampai wasit Antonio Mateu Lahoz mengeluarkan tujuh belas kartu kuning untuk pemain dan staf. Ini meerupakan rekor kartu kuning teerbanyak pada piala dunia tahun ini.
Bahkan setelah peluit panjang babak kedua, emosi terus meluap. Bek Belanda, Denzel Dumfries bahkan mendapat kartu kuning kedua dan merah karena ulahnya.
Tapi kapten Argentina, Lionel Messi juga terlibat dalam pertengkaran itu. Ia terlibat bentrok dengan manajer Belanda, Luis Van Gaal dan dengan staf pelatih di pinggir lapangan. Edgar Davids, harus turun memisahkan keduanya.
Tidak diketahui persis apa yang dikatakan keduanya. Beberapa orang berteori bahwa Messi menyerang Van Gaal atas komentar yang dibuat manajer menjelang pertandingan.
"Tidak terlalu sulit untuk mendapatkan jawaban tentang bagaimana menghentikannya," kata pria berusia 71 tahun itu tentang Messi.
"Anda mungkin ingin memblokir dan menutup pergerakannya. Saya tidak bisa melihat dia menciptakan terlalu banyak hoo-ha," ujarnya.
Namun ini bukanlah akhir dari masalah, karena kemudian di dalam terowongan Messi sedang diwawancarai siaran langsung stasiun TV, ketika dia tampak bertatapan dengan seseorang yang tak terlihat, yang kemudian dilaporkan lagi sebagai Van Gaal.
Baca Juga: Sandiaga Uno Ngaku Siap Maju di Pilpres 2024, Tapi Masih Manut Keputusan Prabowo
Pria berusia 35 tahun itu dengan marah bertanya: "Apa yang kamu lihat? Silakan, bodoh." Kemudian selama wawancara, dia menambahkan: "Van Gaal mengatakan bahwa mereka (Belanda) memainkan sepakbola yang bagus, tetapi yang dia lakukan adalah menempatkan orang-orang tinggi dan melepas bola-bola panjang."
Ironisnya, taktik itulah yang membawa Belanda sejauh ini. Argentina kini akan menghadapi Kroasia di semifinal pada hari Selasa pekan depan.
Tag
Berita Terkait
-
The Atlas Lions Siap Terkam Portugal Demi Sejarah Baru Wakil Afrika di Piala Dunia 2022
-
Prediksi Skor Maroko vs Portugal di Piala Dunia, Misi Meruntuhkan Tembok Pertahanan Timnas Maroko
-
Pastikan Inggris Siap Tempur Hadapi Prancis, Gareth Southgate: Kuncinya Mentalitas
-
Kesal Van Gaal Andalkan Pemain Jangkung, Messi Perlu Tahu Fakta Tentang Tubuh Orang Belanda Ini
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Kronologi 3 Mahasiswa Gugat Ayah Kandung di Palembang hingga Tuntut Nafkah Rp700 Juta
-
Puan Soroti Respons Lambat Karhutla: Makin Lama Dipadamkan, Makin Mahal Biayanya!
-
Karhutla Terus Berulang, ICW Desak Pemerintah Stop Kasih Izin Konsesi ke Perusahaan
-
Minta Jatah Riyal Saat Kunker Haji, 24 Anggota Komisi VIII DPR Dibidik KPK!
-
Akhir Pekan, Listrik Padam di Palembang? OPI Mall hingga RS Hermina Masuk Daftar
-
Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti
-
Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026
-
Lapak di Kedoya Ludes Terbakar, 50 Petugas Damkar Berjibaku Jinakkan Api
-
Pertalite Kembali Langka di Bogor
-
Cuaca Cerah, Tiba-tiba Bruk! Pohon Tumbang di Pandanaran Semarang, Dua Pemotor Tewas