PURWOKERTO.SUARA.COM – Laga derby Jawa Timur tersaji mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri. Persebaya kembali harus berjibaku untuk mendapatkan poin tiga di laga lanjutan BRI Liga 1 musim 2022/2023.
Laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman Tim Bajol Ijo harus tertinggal terlebih dahulu lewat gol Arthur Felix yang mengubah skor lewat titik putih di awal babak pertama. Sejak wasit Ginanjar Latief meniupkan peluit tanda dimulainya babak pertama.
Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Beberapa kali peluang Alwi Slamat dkk harus berakhir di final pass yang kurang cermat. Sementara itu, Persik Kediri lebih memanfaatkan serangan balik cepat yang digalang Rendy Juliansyah. Salah satu serangan balik menghasilkan keputusan kontroversi dari wasit.
Faris Aditama yang berlari di dalam kotak penalti Persebaya dibayangi oleh Koko Ari. Meski minim kontak, namun Faris terjatuh dan wasit langsung menunjuk titik putih. Keputusan itu sempat diprotes pemain-pemain Persebaya, tapi keputusan wasit tidak merubak keputusannya.
Arthur Felix yang menjadi eksekutor berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Persebaya tertinggal satu gol. Anak asuh Aji Santoso merespon dengan melancarkan serangan sporadis. Tapi tidak ada peluang yang berbahaya.
Hingga 45 menit awal selesai, tim kebanggaan arek-arek Suroboyo belum dapat membongkar pertahanan lawan. 0 - 1 Persebaya tertinggal, Persebaya Surabaya harus rela berbagi angka dengan Persik Kediri dalam laga lanjutan liga 1 pekan ke-14.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung tampil menyerang dan pada menit ke-46 Aji Santoso pelatih Persebaya memasukkan Ahmad Nufiandani menggantikan Brylian Aldama.
Alhasil, Ahmad Nufiandani berhasil memberikan assist dan Sho Yamamoto yang menyambut umpannya sukses melesakkan bola ke dalam gawang Persik pada menit ke-60. Skor pun imbang 1-1.
Hingga Ginanjar Rahman Latief wasit yang memimpin jalannya pertandingan meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan babak kedua, kedudukan masih sama.
Baca Juga: BPBD Bali Terus Akomodir Dampak Gempa Bumi di Kabupaten Karangasem
Dengan hasil tersebut, Persebaya masih berada di peringkat ke-10 klasemen sementara liga 1 dengan koleksi 17 poin. Sedangkan, Persik Kediri masih berada di peringkat 18 dengan 6 koleksi poin.***
Berita Terkait
-
Laga Perdana Persebaya di Lanjutan Liga 1, Mampu Kalahkan Barito Putra 3 2
-
Jelang Bergulirnya Liga 1 Persebaya Pastikan Rekrut Pemain Jebolan Manchester United
-
Indosiar di Balik Pengaturan Laga Arema FC Vs Persebaya di Malam Hari
-
TGIPF Tragedi Kanjuruhan Temukan Fakta Pertandingan Arema FC vs Persebaya Tetap Dilaksanakan Malam Hari
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Perisai Davids Sling Israel Gagal Tangkis Rudal Kiamat Iran, 2 Kota Zionis Hancur Lebur
-
200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang
-
124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin
-
Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress
-
6 Alasan Toyota Voxy 2022 Bekas Makin Laris di 2026, MPV Kelas Atas Harga Merakyat
-
iPhone Air Melejit! Penjualan Hampir 2x iPhone 16 Plus
-
Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas
-
Terkuak Sosok Fuad WNA Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori: Ternyata Penjual Parfum
-
Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini
-
Menyoal Tahanan Rumah Eks Menteri Agama Yaqut: Kenapa Begitu Istimewa?