PURWOKERTO.SUARA.COM – Jelang bergulirnya liga 1 2022/2023 setelah hiatus beberapa bulan lantaran tragedi Kanjuruhan di awal bulan Oktober 2022 lalu. Berbagai tim di Liga 1 sudah mulai bersiap untuk mengarungi laga, hal itulah yang juga dilakukan oleh Persebaya Surabaya.
Aji Santoso pelatih Persebaya menyebut akan merekrut George Brown pemain trial yang pernah bergabung dengan Ashland University klub asal Amerika Serikat serta jebolan sekolah sepak bola Machester United untuk bisa bergabung dengan Tim Bajul Ijo.
“Saya sudah minta ke manajemen untuk secepatnya bernegosiasi dengan Brown,” ucap Aji seusai memimpin jalannya latihan di Stadion Gelora 10 November Surabaya, dikutip laman Persebaya Surabaya. Selasa, (29/11/2022).
Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi kepada George Brown terkait dengan rencana negosiasi. “Saya sampaikan ke Brown ini kesempatan bagus bisa gabung dengan Persebaya, tidak mudah untuk bisa masuk ke Persebaya,” ucapnya.
Aji menyampaikan, bahwa George Brown memiliki beberapa kelebihan saat bermain bersama skuad Persebaya, meskipun ia baru saja bergabung trial.
“Dia skillnya bagus, visi main bolanya juga bagus, latihan baru tiga kali, bermain ketika melewati Persis Solo saya kira cukup bagus juga. Itu yang menjadi pertimbangan saya,” imbuhnya.
Atas kemampuan yang dimiliki pemain keturunan Inggris-Indonesia itulah, Aji Santoso terpikat untuk mengajukan perekrutan. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Brown merupakan pemain yang bertipe fighting.
“Itu yang saya suka dari dia, saya menginginkan semua pemain Persebaya harus memiliki fighting spirit yang bagus,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aji juga menyampaikan bahwa dirinya merupakan tipikal pelatih yang menyukai kinerja pemain muda, dan itu senada dengan usia Brown saat ini, yakni masih terhitung 22 tahun. Sementara itu, saat disinggung soal adanya rencana pengurangan pemain setelah Brown nantinya dimasukkan, ia menyatakan belum ada rencana akan hal tersebut.
Baca Juga: Cara Gunakan Saldo Pelatihan Prakerja, Segera Manfaatkan Sebelum Hangus
“Tetap kita lihat nanti, tapi yang jelas secepat mungkin akan kami ikat (Brown),” pungkasnya.***
Berita Terkait
-
Pastikan Kompetisi Aman, Polri, PSSI dan PT LIB Gelar Rapat Kordinasi
-
Jelang Kelanjutan Liga 1, Menpora Segera Koordinasi dengan Kapolri
-
Bingung! Cristiano Ronaldo Tawarkan Diri ke Real Madrid, Tapi Ditolak
-
Ferry Paulus Jadi Dirut PT LIB, Ini Susunan Lengkap Direksinya
-
Mulai Berlatih Normal, Pelatih Arema FC Sebut Anak Asuhnya Butuh Waktu Adaptasi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas