PURWOKERTO.SUARA.COM, Rekaman CCTV rumah Ferdy Sambo diputar di persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Yosua Hutabarat, Selasa (20/12/2022).
Pemutaran CCTV di persidangan itu pun menuai reaksi dari terdakwa Kuat Maruf.
Kuat justru menyampaikan rasa terima kasih kepada majelis hakim atas pemutaran kembali CCTV itu. Ini dikatakan Kuat seusai mendengar kesaksian ahli digital forensik, Hery Prayitno.
"Saya terima kasih kepada Pak hakim yang telah mengizinkan memutar ulang, " katanya
Kuat punya alasan mengapa ia harus mengucap terima kasih ke hakim atas pemutaran CCTV itu. Dengan begitu, aktivitasnya saat itu jelas akan terlihat, termasuk detail waktu kejadiannya.
"Jadi saya ketahuan kapan naiknya kapan turunnya. Terima kasih yang mulia," ucap Kuat di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (20/12/2022).
Komentar Kuat itu sontak membuat pengunjung sidang riuh hingga bertepuk tangan.
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat lainnya, Ferdy Sambo sebelumnya sempat meminta majelis hakim agar bersikap objektif usai saksi ahli digital forensik Hery Prayitno memutar rekaman CCTV di rumah Duren Tiga dan Saguling.
"Terima kasih, Yang Mulia, dengan diputarnya CCTV ini kami berharap Yang Mulia bisa menilai objektif semua keterangan dari terdakwa ini," kata Sambo di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta, Selatan, Selasa (20/12/2022).
Ia mengatakan demikian karena ia menilai konstruksi perkara pembunuhan Yosua selama ini disusun oleh penyidik dari kepolisian.
Baca Juga: Profil Justin Hubner, Calon Pemain Naturalisasi Berparas Rupawan
"Karena konstruksi yang dibangun penyidik ini harus mempertersangkakan kami semua yang ada di Duren Tiga," ungkapnya
Sumber :suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi