/
Senin, 19 Desember 2022 | 22:50 WIB
Todd Ferre pemain PSS Sleman di Jatuhkan di dekat Kotak Pinalti. ((Foto. baliutd.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – PSS Sleman berhasil menuntaskan misinya ketika mengalahkan Bali United dalam lanjutan pekan ke-16 BRI Liga 1 2022/2023 dengan  skor 2 – 1 di Stadion Manahan, Solo, Senin (19/12/2022) malam pukul 20.15 WIB.

Pada laga tersebut sebenarnya Pasukan Serdadu Tridatu –Julukan Bali United – sejatinya mampu unggul lebih dahulu pada menit 50 berkat gol Rahmat. Namun sayang, PSS Sleman berhasil comeback lewat dua gol dari Ze Valente (62') dan Jihad Ayoub (79').

Dikutip laman Klub Bali United, Eber Bessa menjadi pemain pertama yang membuat Bali United melakukan ancaman ke gawang PSS Sleman pada menit ke-6 melalui sepakan kerasnya. Serangan kedua kembali hadir bagi Bali United.

Lalu Yabes Roni yang tidak ingin ketinggalan mengirimkan ancaman kepada kiper PSS Sleman, M. Ridwan pada menit ke-7. Ancaman itu bermula dari gocekan lincah di daerah kotak penalti, pemilik nomor punggung 11 itu melepaskan tendangan yang masih terlalu lemah.

10 menit awal Bali United menerapkan garis pertahanan tinggi sebagai salah satu upaya untuk mencuri gol cepat sekaligus membongkar pertahanan tim besutan Pelatih Seto Nurdiantoro. Hingga menit ke-19 kedua tim masih menemui kesulitan untuk mencatatkan peluang berbahaya.

Pasalnya bola lebih banyak berkutat di lini tengah akibat rapatnya ruang di daerah masing-masing. Lalu di menit ke-20 PSS Sleman mencatatkan shoot on target melalui Kim Jeffrey Kurniawan dari sisi kanan pertahanan Bali United. Beruntung Muhammad Ridho sigap memeluk bola.

Lima menit berselang giliran Bali United yang berupaya kembali mencetak gol lebih dahulu. Berawal dari pergerakan Yabes Roni di sisi kanan serangan, tendangannya masih membentur Dedy Gusmawan.

Eber Bessa kemudian melakukan tusukan berbahaya yang memaksa dirinya dilanggar dan membuat Bali United mendapat sepakan bebas menit ke-25 di sisi depan kotak penalti. Fadil yang maju sebagai eksekutor gagal mengirimkan bola mengarah ke kotak penalti ke gawang M. Ridwan.

PSS Sleman kembali mengancam melalui kerja sama M. Fariz dan Saddam. Saddam yang mendapat kesempatan mengirim umpan cut back, dapat disambut dengan sepakan keras dari M. Fariz pada menit 32. Beruntung bola masih melambung sangat tinggi dari gawang M. Ridho.

Baca Juga: Perusahaan Sarung Tangan Korea Beroperasi di Kebumen, Butuh 2000 Pekerja

Kerja sama melalui skema counter attack cepat dimotori oleh Eber Bessa yang mengirim bola ke Rahmat menghadirkan ancaman untuk PSS Sleman pada menit ke-33. Namun sayang, umpan lambung darinya belum mampu disambut oleh Privat Mbarga.

Bali United kembali melakukan ancaman pada menit ke-38 berawal dari kerja sama Eber Bessa dan Privat Mbarga. Namun sayang, M. Ridwan masih terlalu sigap mematahkan peluang satu melawan satu dari Privat. Menjelang turun minum, Bali United mendapat ancaman nyata.

Tepat pada menit ke-43 Rifky Suryawan berhasil berhadapan satu lawan satu dengan M. Ridho dan berupaya melepas sepakan ke gawang. Beruntung Bali United memiliki M. Ridho yang dengan sigap membaca dan menangkap bola dengan dadanya.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra melakukan pergantian pemain pertama dengan memasukkan Ricky Fajrin dan menarik keluar Gede Agus Mahendra pada menit ke-45+2. Hingga peluit pertama dibunyikan, skor 0 - 0 masih bertahan bagi Bali United dan PSS Sleman.

Memasuki babak kedua, Serdadu Tridatu mampu unggul 1-0 berkat gol Rahmat. Memanfaatkan bola umpan dari Eber Bessa, pemilik nomor punggung 91 itu mencatatkan namanya di papan skor pada menit 50. Bali United unggul sementara 1-0 atas PSS Sleman.

Haudi Abdillah mengirimkan ancaman melalui tandukan memanfaatkan bola dari sepak pojok pada menit 60. Namun upaya pemilik nomor punggung 5 tersebut belum berbuah gol. Bali United mendapat tamparan akibat gol dari PSS Sleman dari Ze Valente pada menit 62.

Load More