PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA – Menjelang akhir tahun 2022, Kebun binatang Serulingmas Banjarnegara kembali mendapat satwa baru dengan kelahiran seekor Harimau Benggala pada 15 Oktober 2022 lalu.
Satwa betina yang diberi nama Sheren itu merupakan anak dari indukan bernama Dharma dan Upik.
Sheren merupakan anak kedua setelah anak harimau benggala Bernama Dharmi lahir pada pertengahan tahun 2020 lalu.
Sheren lahir pada malam hari, dan ditemukan pertama kali oleh Agus Riawan selaku pawang harimau pada pagi harinya.
Petugas Kesehatan satwa Serulingmas Zoo langsung memantau kesehatan Sheren.
“kami memantau anak harimau apakah disusui oleh induknya atau tidak” kata Nenik Serdiana, Paramedik veteriner Serulingmas Zoo.
Untungnya, Sheren dapat disusui oleh induknya. Selama dua bulan ini, kondisi Sheren terpantau sehat.
Lulut Yekti Adi, direktur Kebun Binatang Serulingmas Banjarnegara mengatakan, pihaknya menyambut baik kelahiran anakan harimau Benggala ini.
“Senang sekali menyambut natal dan tahun baru ini, Sheren bisa lahir dan meramaikan Serulingmas zoo”, katanya
Baca Juga: Waspada! Cuaca Ekstrem Terjadi di Akhir 2022
Lulut juga berharap Sheren dapat tumbuh sehat dan baik.
Harimau Benggala merupakan satwa yang terancam punah. Namun di Indonesia sendiri, satwa ini bukan merupakan satwa yang dilindungi karena bukan satwa endemic Indonesia.
Kebun Binatang Serulingmas memiliki enam koleksi Harimau Benggala, meliputi dua indukan dan empat anakan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan