PURWOKERTO.SUARA.COM - Penjaga gawang berusia 21 tahun, Adi Satryo menjadi rekrutran pertama PSIS Semarang di paruh musim BRI Liga 1 2022/203. Hal itu setelah PSIS Semarang berhasil mendapatkan tanda tangan penjajah gawang Timnas Indonesia U-23 itu.
Adi Satryo jadi pemain yang yang dibawa oleh PSIS Semarang pada jendela transfer paruh kompetisi Liga 1 musim 2022-2023 untuk melengkapi posisi penjawa gawang.
Sebab pengalaman menjaga gawang Timnas U-23 dan senior Adi Satryo diharapkan mampu menambah kekuatan lini pertahanan Laskar Mahesa Jenar agar lebih kompetitif. Apalagi Adi Satryo selama ini kerap dipanggil Timnas.
Ia menjadi salah satu penjaga gawang Timnas senior saat lolos Kualifikasi Piala Asia dan ia juga menjadi bagian Timnas U23 saat mendapatkan medali perunggu di SEA Games yang diselenggarakan di Vietnam tahun lalu.
“Adi Satryo kami rekrut untuk menambah kekuatan di pos penjaga gawang. Umurnya juga masih muda dan diharapkan semakin berkembang lebih baik setelah gabung PSIS,” kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi dikutip Laman PSIS Semarang.
Apalagi selama ini ia juga kerap dipanggil Shin Tae-yong saat event-event Timnas. Selamat datang ya, Adi. Bawa PSIS lebih baik setelah ini.
Sebelum bergabung bersama PSIS, Adi Satryo tercatat pernah membela Persik Kediri, PSS Sleman, dan PSMS Medan di karir profesionalnya. Di PSIS, ia akan mengenakan nomor punggung 30 untuk mengarungi kompetisi Liga 1.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Terpuruk bersama Spurs, Inter Milan dan Juventus Siap Tampung Guglielmo Vicario
-
Dua Nama, Dua Dunia: Menyelami Dinamika Remaja dalam Jingga dan Senja
-
Buya Yahya soal Hukum Pakai Lip Balm saat Puasa: Boleh, Asalkan ...
-
20 Kg Ganja Gagal Beredar di Medan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Sergio Conceicao Tertarik Gantikan Roberto De Zerbi di Marseille
-
Persija Jakarta Kian Gahar, Inilah 3 Amunisi Pemain Keturunan Timnas Indonesia di Musim 2025-2026!
-
Mauro Zijlstra Gabung Persija, Media Lokal Pertanyakan Fungsi Naturalisasi!
-
Disanksi FIFA 20 Laga, Sumardji Akui Halangi Wasit Demi Shayne Pattynama
-
Sinopsis Film This is Not a Test: Kiamat Zombie dan Survival di Tahun 2026
-
Frustrasi Maksimal! Kakek di Sulbar Nekat Bakar Motor Sendiri, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala