PURWOKERTO.SUARA.COM – Berbagai kasus hukum yang terjadi di Indonesia di tahun 2022 lalu memperlihatkan akan ada banyak hal untuk penegakan hukum di Indonesia guna menghadapi tantangan berat pada tahun 2023.
Hal tersebut diungkapkan oleh Pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof. Hibnu Nugroho memperkirakan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
"Tantangan penegakan hukum ke depan adalah harus mengedepankan profesionalitas, akuntabilitas, dan progresivitas," katanya, dikutip Antara, Rabu, (04/01/2023).
Menurut dia, hal itu disebabkan tahun 2023 secara politik merupakan tahun politik dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.
Selain itu, tahun 2023 adalah sebagai bentuk perwujudan tahun 2022 di mana banyak permasalahan hukum yang "menyimpang", terutama di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Mahkamah Agung (MA).
Dengan demikian, lanjut dia, tahun 2023 dapat disebut sebagai tahun pembenahan di dalam penegakan hukum, sehingga penegakan hukum ke depan menjadi lebih mengedepankan akuntabilitas, integritas, progresivitas, dan profesionalitas.
"Itu yang perlu dikembangkan dalam penegakan hukum di Indonesia pada tahun 2023," jelas guru besar Fakultas Hukum Unsoed itu.
Terkait dengan hal itu, Prof. Hibnu mengatakan tantangan penegakan hukum di Indonesia pada 2023 lebih berat dari 2022 karena selain sebagai tahun politik juga merupakan tahun evaluasi.
Upaya itu bisa dilakukan terhadap kinerja sebelumnya seiring dengan banyaknya permasalahan internal Polri, termasuk MA yang banyak terkena operasi tangkap tangan (OTT).
Baca Juga: Ini Tren Skincare 2023, Muka Makin Sehat dan Glowing
"Itu bagian dari pembenahan pada tahun 2023. Jadi tantangannya, baik tantangan internal untuk menjadikan suatu evaluasi, juga tantangan internal kaitannya dengan tahun politik, dan dinamika masyarakat makin tinggi," tegasnya.
Ia mengakui pada tahun 2022 terdapat sejumlah prestasi yang berhasil ditorehkan dalam penegakan hukum di Indonesia.
Akan tetapi, kata dia, prestasi tersebut tampaknya "dilupakan" oleh masyarakat seiring dengan banyaknya permasalahan hukum yang "menyimpang" di dalam institusi penegak hukum.
Menurut dia, satu hal yang sangat diinginkan masyarakat adalah hukum harus betul-betul objektif dan makin memberikan suatu keadilan di tengah-tengah masyarakat.
"Artinya, respons penegak hukum harus lebih cepat daripada kemarin (tahun 2022, red.)," pungkas Prof. Hibnu.***
Berita Terkait
-
PPP Angkat Eks Napi Rommy Romahurmuziy Jadi Ketua Majelis Pertimbangan DPP
-
Baru Satu Tahun Ditempati, Los Pasar Ajibarang Banyumas Ambruk, Pedagang Bingung Jualan Dimana
-
Hasil Verifikasi Faktual Ulang, KPU Tetapkan Partai Ummat sebagai Peserta Pemilu 2024
-
Pasca Natal, Harga Kebutuhan Masyarakat di Purwokerto Turun
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Tegaskan Dirinya Masih Ayah Kandung, Ruben Onsu Minta Pacar Sarwendah Tahu Diri
-
Wasit Somalia Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026 Gara-gara Namanya Mirip Pemimpin Teroris
-
Piala Dunia 2026 Tayang Jam Berapa di Indonesia? Ini Jadwal Lengkapnya
-
CFD Perdana Hadir di Ampera 14 Juni, Mampukah Menjadi Ruang Publik Baru Warga Palembang?
-
Bromo Membeku! Salju Pertama 2026 Muncul di Lautan Pasir, Sensasi Dingin yang Memikat Dunia
-
Ole Romeny Bongkar Rahasia Gacor di Timnas Indonesia: Saya Merasa Bebas Saat Pakai Jersey Garuda
-
Review Jujur Prabowo Soal Maung Garuda: Kebal Peluru, Tapi Masih Tembus Air Hujan dan Bunyi 'Gredek'
-
Fakta Sebenarnya Kenapa Semua Klub Malam di Sulsel Dinyatakan Ilegal
-
2 Rekomendasi HP Kamera Optical Zoom, Ketahui Bedanya dengan Digital Zoom
-
Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional